Memang harus kita akui beberapa pekerjaan memang memiliki risiko stres yang amat tinggi. Misalnya dokter bedah yang harus dibangunkan di tengah malam untuk menangani kasus gawat darurat, seorang tentara dalam medan perang. Bahkan termasuk juga seorang penjaga meja layanan pelanggan alias customer service termasuk yang berisiko tinggi. work-stress Stres atau tekanan kerja bukanlah sesuatu yang harus selalu kita anggap sebagai sesuatu yang buruk, karena diri kita pun mampu mengatasinya. Memang menjadi sebuh kendala saat kita merasa tak mampu lagi menahan beban atau tekanan kerja yang berlebihan. Penyebab utama stres kerja adalah kurang nyamannya lingkungan kerja, kurangnya kontrol, kurangnya informasi, dan frustasi menghadapi target kerja yang bertubi-tubi, dan perasaan tak berdaya. Dalam perasaan yang tak berdaya, kita akan merasa seperti korban dari pekerjaan hingga merasa depresi dan putus asa. Tetapi suatu hal yang kita sadari, bahwa kita sebagai pekerja seringkali tidak bisa mengubah penyebab-penyebab itu, namun kita sebenarnya mengubahnya sedemikian rupa agar lebih ringan. prosehat harbolnas 1 Ini dia, beberapa hal yang bisa Sobat lakukan untuk mengelolanya: Jika Sobat merasa lingkungan kerja kurang nyaman. Banyak hal yang bisa menyebabkannya apakah rekan kerja kurang nyaman, masalah ergonomis furnitur, masalah pencahayaan, bising, kerapian, dan lainnya. Masalah kurangnya informasi. Hal ini bisa disebabkan kurangnya manajemen komunikasi antarpekerja. Dengan kurangnya komunikasi, kita tidak tahu apa  yang diinginkan satu sama lain, sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Tentu tidak semua informasi tidak bisa serta merta dibicarakan, seperti masalah pribadi. Apakah Sobat merasa jengkel melihat target kerja yang tampaknya mustahil? Anda bisa membuat perencanaan yang matang, linimasa kerja yang jelas dan rasional dengan segala langkah-langkahnya. Selain itu Sobat juga harus memiliki deskripsi kerja yang jelas dan sesuai dengan kompetensi, yang diikuti dengan evaluasi secara berkala. Dengan evaluasi kita dapat melihat dengan objektif apa saja yang menjadi titik lemah kita dan kita dapat memperbaikinya. Jika Sobat merasa memiliki trauma pada pekerjaan, misalnya seorang pekerja dalam tim bencana atau seorang petugas pemadam kebakaran, maka ini perlu mendapat perhatian dari dokter. Apa saja tandanya? Setelah mengalami kejadian buruk tersebut, Sobat merasa sulit tidur, mimpi buruk, merasa terancam, rasa bersalah, hingga gangguan fisik. Hal ini dapat saja merupakan gangguan stress pasca-trauma. Beberapa yang bisa Sobat lakukan juga adalah olahraga kecil di kantor sehingga dapat merelaksasikan tubuh. Cara-cara ini sudah pernah kami muat di artikel dahulu. Yuk, disimak juga. Sumber: American Psychological Association. Stress in The Workplace.