diabetesSex1

Diabetes

Pada saat mendengar kata “disfungsi seksual”, banyak orang yang langsung beranggapan negatif dan para penderitanya cenderung dirundung rasa sedih bahkan tak jarang jatuh dalam depresi. Tentu hal ini sangat mempengaruhi kondisi psikis orang yang bersangkutan.

Saat ini, penderita kencing manis/ DM di Indonesia bertambah semakin banyak dan penyakit ini akan menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat diderita oleh seluruh sistem organ dalam tubuh orang yang bersangkutan, termasuk sistem organ reproduksi. Gangguan pada sistem organ reproduksi akan mengakibatkan gangguan fungsi seksual.

DiabetesSex3

Apa sebenarnya disfungsi seksual?

Disfungsi seksual merupakan kondisi terganggunya seseorang / pasangan pada aktivitas seksual baik dalam bentuk hasrat, rangsangan, maupun orgasme. Keadaan ini dapat dialami baik oleh pria maupun wanita. Adanya penyakit kencing manis merupakan salah satu penyebab disfungsi seksual secara tidak langsung akibat komplikasi

Mengapa hal ini dapat dialami oleh seorang penderita kencing manis?

Disfungsi seksual pada penderita kencing manis disebabkan telah terjadi kerusakan serat-serat syaraf dan pembuluh darah kecil di daerah sekitar organ genitalia penderita DM sehingga terjadi penurunan fungsi dan gangguan organ-organ reproduksi.

Penelitian terbaru yang dimuat dalam Journal Clinical Endocrinology and Metabolism tahun 2011 menyebutkan, terjadi penurunan jumlah hormon seks pada pria dan wanita penderita kencing manis yang kemudian mempengaruhi hasrat dan libido penderita. Selain itu, juga terdapat penurunan sistem kekebalan tubuh pada penderita kencing manis sehingga lebih mudah mengalami infeksi termasuk infeksi saluran kemih. Infeksi tersebut dapat menyebabkan sensasi rasa tidak nyaman dan nyeri di perut bagian bawah dan sekitar genitalia yang juga akan semakin menurunkan hasrat seksual.

DiabetesSExWomen

Gangguan Fungsi Seksual penderita DM dapat mengganggu keharmonisan hubungan dengan pasangan

Efek disfungsi seksual bagi pria dan wanita tidak hanya mempengaruhi aktivitas seksual dirinya, namun juga akan mempengaruhi pasangannya. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Penelitian di Korea pada 2012 dengan melibatkan 263 pasien penderita kencing manis dengan disfungsi seksual juga melaporkan bahwa terdapat adanya gangguan kepercayaan diri yang sampai mempengaruhi aktivitas kerja dan kehidupan sehari-hari.

Tidak semua penderita kencing manis akan mengalami disfungsi seksual

Penderita kencing manis yang lebih beresiko tinggi mengalami masalah seksual apabila telah berusia lebih dari 40 tahun, merokok, memiliki kadar gula darah yang tidak terkontrol, memiliki tekanan darah tinggi tidak terkontrol, memiliki kadar kolesterol tinggi, dan dengan berat badan berlebih (overweight) atau orang dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih dari 25.

Pria, Diabetes & Seks

DiabetesSex5

Apa saja disfungsi seksual yang terjadi pada pria penderita kencing manis?

Bagi pria penderita kencing manis, salah satu keluhan tersering adalah disfungsi ereksi (DE). DE adalah ketidakmampuan untuk memulai atau mempertahankan keadaan penis ereksi saat hubungan seksual. Selain DE, juga dapat terjadi keadaan retrograde ejaculation, yaitu suatu keadaan dimana semen masuk ke dalam kantung kemih saat seharusnya ejakulasi keluar dari penis. Dalam hal ini biasanya pasien mengeluhkan adanya jumlah semen yang sangat sedikit saat hubungan seksual. Penderita kencing manis dengan disfungsi seksual juga dapat mengalami penurunan libido dan hasrat seksual.

Sayangnya, tidak semua pria penderita disfungsi seksual mendapatkan pengobatan yang sesuai dan memadai. Sebuah survei di Negara Timur Tengah  pada 2012 menyatakan bahwa 59.5% pria penderita kencing manis mengalami disfungsi seksual, namun hanya sebagian kecil yang mendapat pengobatan sesuai. Hal serupa dilaporkan di Korea tahun 2012, bahwa hanya 12-15% penderita yang pernah mengkonsultasikan masalah disfungsi seksual yang dialaminya kepada tenaga ahli.

Wanita, Diabetes dan Seks

Apa saja disfungsi seksual yang terjadi pada wanita penderita kencing manis?

Apa saja sih keluhan yang biasa dialami Wanita penderita DM sehubungan seks

diabetesWomenSex

Keluhan yang paling sering dilaporkan pada wanita penderita kencing manis adalah :

  • Kekeringan daerah kewanitaan saat hubungan seksual. Hal ini menyebabkan rasa nyeri pada saat hubungan seksual karena kurangnya pelumas alami yang diproduksi oleh organ kewanitaan tersebut. Tentunya rasa nyeri tersebut menyebabkan timbulnya rasa “takut” dan keengganan melakukan hubungan seksual.
  • Penderita kencing manis dengan disfungsi seksual juga dapat mengalami penurunan libido dan hasrat seksual.

Pada wanita Indonesia, sebagai salah satu Negara Timur dengan adat istiadatnya yang masih mengganggap keluhan disfungsi seksual sebagai masalah tabu, umumnya tidak mengkonsultasikan keluhannya kepada tenaga ahli. Sebuah survey tahun 2013 di negara-negara Asia juga melaporkan bahwa hanya kurang dari 5% saja yang mengkonsultasikan masalah disfungsi seksual yang dialaminya ke tenaga ahli.

TIPS & SOLUSI : Bagaimana untuk mencegah disfungsi seksual?

  1. 1.     Konsultasikanlah masalah seksual yang dihadapi kepada ahlinya!

Kesulitan pertama dalam upaya mengatasi disfungsi seksual sebenarnya terletak dalam psikis pasien itu sendiri. Keengganan diri untuk mencari pertolongan dokter karena rasa malu, rendah diri, dan adanya anggapan bahwa hal ini tabu malah memperparah kondisi ini. Padahal dengan penggunaan pelumas, obat-obat hormon baik untuk pria dan wanita, pengobatan infeksi genital dan saluran kemih yang sesuai indikasi dapat membantu mengatasi disfungsi seksual yang dialami.

  1. 2.     Kontrol tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar kolestrol dalam batas normal.

Penelitian telah menunjukkan bahwa adanya kontrol tekanan darah, kadar gula darah dan kolestrol hingga batas normal akan mengurangi resiko terjadinya komplikasi kencing manis. Hal ini dapat dilakukan dengan konsumsi makanan rendah garam, gula fruktosa, makanan tidak berlemak dan non-fastfood, maupun dengan konsumsi obat-obatan anti hipertensi, diabetes, dan kolesterol sesuai dengan anjuran dokter.

  1. 3.     Hindari penggunaan obat-obatan perangsang dan penguat tanpa resep dokter.

Cukup banyak jenis obat perangsang dan penguat yang beredar di pasaran terutama di pasar gelap dan toko obat tidak berijin dari departemen kesehatan. Obat-obatan ini belum tentu aman untuk jantung dan ginjal Anda, terutama bagi penderita kencing manis yang telah mengalami gangguan jantung dan pembuluh darah.

Disfungsi seksual bukanlah sebuah vonis mati tanpa adanya harapan perbaikan dan kesembuhan. Dengan penanganan dan pencegahan yang sesuai, bukan mustahil seorang penderita kencing manis tetap sehat, juga sehat dalam aktivitas seksualnya. Jadi kontrol diabetes Sobat dan dapatkan kehidupan seks yang sehat!

Referensi:

  1. Owiredu WK, et al. Determinants of sexual dysfunction among clinically diagnosed diabetic patients. Reprod Biol Endocrinol 2011; 9: 70.
  2. Dandona P danDhindsa S. Update :Hypogonadotropic Hypogonatism in Type 2 Diabetes and Obesity. J Clin Endocrinol Metab 2011; 96(9): 2643-2651.
  3. Ji YS, et al.  How serious is erectile dysfunction in men’s life? Korean J Urol 2013; 54(7): 467-471.
  4. Sharifi F, et al. Independent predictors of erectile dysfunction in type 2 diabetes mellitus. Endocrinol 2012; 502353.
  5. Amidu N, et al. Association between metabolic syndrome and sexual dysfunction among men withclinically diagnosed diabetes. Diabetol Metab Syndr 2013;5:42.
  6. Kalra B, et al. Vulvodynia : An unrecognized diabetic neuropathic syndrome. Indian J Endocrinol Metab 2013; 17(5): 787.
  7. Bajaj S, et al. South Asian woman with diabetes: Phychosocial challenges and management. Indian J Endocrinol Metab 2013;17(4): 548.
  8. Copeland KL, et al. Diabetes Mellitus and sexual function in middle ange and older women. Obstet Gynecol 2012; 12: 331-340.