Sebagian orang memiliki kondisi alergi terhadap zat tertentu penyebab alergi (alergen). Nah, zat ini mungkin terdapat dalam beberapa makanan seperti kacang, gandung, makanan laut, telur, susu, dsb. Selain itu, alergi juga dapat disebabkan karena bulu binatang, tungau, kecoa, dan hewan kecil lainnya. Perubahan cuaca dan terakhir adalah debu juga dapat menyebabkan alergi yang terkadang gejalanya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rumah seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat dari lelahnya bekerja seharian. Namun, rumah dapat menjadi tempat yang dihindari bagi mereka yang memiliki alergi terhadap debu. Rumah yang kurang bersih, berdebu, pengap dapat menyebabkan gejala alergi timbul, sehingga memerlukan penanganan cepat untuk memulihkannya. Alergi karena debu dapat disebabkan karena debu-debu yang menempel pada perabot rumah, ventilasi, atau lantai rumah yang kotor. Selain debu, tungau debu, kecoa, jamur yang menempel pada dinding rumah, serbuk sari tanaman juga dapat menyebabkan alergi. Gejala alergi dapat menyerang pernapasan dan kulit. Bersin-bersin, hidung berair, mata merah gatal dan berair, batuk, mengi, sesak dan sulit bernapas adalah beberapa gejala alergi debu. Selain itu, gatal-gatal, kemerahan, timbul ruam dan bento di sekujur kulit tubuh seringkali disebabkan karena alergi debu. Sehingga, tak jarang mereka yang memiliki alergi ini enggan membersihkan rumah karena debunya. Lalu, bagaimana cara kita agar terhindar dari alergi ini?Bagi mereka yang alergi, lakukan hal sebagai berikut: • Bersihkan rumah secara teratur, debu yang menempel pada lantai dan perabot rumah dapat dibersihkan dengan lap basah dan mengepel lantai. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan karpet. Gunakan masker bagi Anda yang alergi saat membersihkan rumah. • Ganti tirai gorden, sprei, kain bantal dan selimut secara rutin untuk menghindari menempelnya debu. • Menjaga kelembaban rumah kurang dari 50% dan bila perlu letakkan humidifier di ruangan. Letakkan hygrotermometer untuk mengetahui kelembaban rumah anda. • Siapkan obat alergi di rumah Anda sehingga dapat dipakai sewaktu-waktu bila alergi kambuh Referensi: 1. American College of Allergy, Asthma & Immunology. Dust allergy. 2018. [Internet]. Available at: https://acaai.org/allergies/types/dust-allergy (22.10.19). 2. Calderon MA, Linneberg A, Kleine-tebbe J, De Blay F, Fernandez De Rojas DH, Virchow JC, et.al. Respiratory allergy caused by house dust mites: What do we really know? Journal of Allergy and Clinical Immunology. 2014.