Air adalah substansi paling menakjubkan di jagat raya ini. Air adalah satu-satunya substansi di bumi yang dapat ditemukan secara natural dalam tiga bentuk - padat, cair, dan gas. Air adalah sesuatu yang membuat kita dapat hidup di planet ini. Air adalah dasar dari segala kehidupan. Fotosintesis menggunakan air untuk membentuk energi. Proses metabolik tubuh pun tergantung pada air. Kita dapat hidup berminggu-minggu tanpa makanan, tetapi hanya beberapa hari jika tanpa air. Kita berenang dalam air, berselancar di atas air, berendam dalam air, memasak dengan air. Air membentuk energi untuk menjalankan mesin. Kita bernapas menghirup air. Air dapat menghancurkan bebatuan. Kekuatan dan kegunaan air sungguh sangat menakjubkan! Kalau begitu, mengapa kita sering tidak minum cukup air? Faktanya, banyak orang yang tidak minum cukup air. Mungkin kita minum cukup cairan, tetapi tidak cukup air. Padahal terdapat perbedaan mendasar antara meminum cairan dan air (air dalam hal ini adalah air mineral). Sebelum mencari perbedaan mengenai cairan dan air, pertama-tama kita perlu mengetahui mengapa kita perlu meminum cukup air. Kita tahu bahwa tubuh kita sebagian besar terdiri dari air (sekitar 60-70%). Bahkan ternyata otak kita sendiri 85%nya terdiri dari air! Kita butuh supply air yang mencukupi untuk kebutuhan plasma darah, menjaga tekanan darah, dan menjaga agar tubuh bekerja secara fungsional. Sayangnya, begitu mudahnya air menghilang dari tubuh kita. Mungkin pada suatu saat kita tidak banyak berolahraga dan tidak mengeluarkan keringat. Tetapi kita tetap kehilangan air ketika kita bernapas. Pada suhu lingkungan yang tinggi, atau ketika kita sakit, atau ketika kita berolahraga, kita bisa kehilangan sejumlah besar air dengan cepat. Tapi dehidrasi hanya terjadi jika tubuh kita sangat kekurangan air, bukan? Salah! Dehidrasi punya banyak stadium. Jika kita merasa haus, kita sudah mengalami dehidrasi. Dehidrasi tahap awal kebanyakan tidak menimbulkan gejala sama sekali, atau kita tidak dapat mendeteksi tanda-tanda awal tersebut. Kita dapat merasa haus selama berjam-jam tanpa menyadarinya, terutama jika pikiran kita sedang disibukkan oleh hal-hal lain. Jadi, bukankah kita bisa mengalami dehidrasi ringan selama bertahun-tahun tanpa efek buruk sama sekali seperti timbulnya penyakit? Tidak. Hanya karena kita hidup, bukan berarti kita hidup dengan baik. Dehidrasi kronik dapat mengakibatkan: - kulit kering dan keriput - rambut kering dan mudah patah - tekanan darah tinggi - obesitas - kelelahan dan rasa mengantuk - keram otot - mengganggu pola tidur - gangguan daerah intestinal seperti gastritis dan refluks - memperparah depresi - arthritis - sakit kepala kronis Segala minuman yang bukan air (mineral), jus, atau susu adalah “racun” Ya, ini berarti jika suatu minumam mengandung cafein, alkohol, atau gula tambahan, sebenarnya merupakan racun. Kata racun dalam bahasa Inggris adalah “potion”, yang berasal dari bahasa Latin “potare”, yang artinya meminum. Pada zaman dahulu, kata “potionis” berarti minuman. Sebaliknya, bahasa Latin dari air mineral adalah “aqua”. Jadi, segala cairan atau minuman yang bukan air, jus, atau susu adalah “racun”. Selama ini, kata “potion” berarti minuman yang memiliki efek tertentu terhadap tubuh. Beberapa “potion” tersebut bersifat kuratif (untuk obat), sementara yang lainnya bersifat mematikan. Itulah sebabnya mengapa kata “poison” sangat erat hubungannya dengan kata “potion”. Keduanya berasal dari asal kata yang serupa. Oleh sebab itu, cafein adalah suatu obat. Cafein sering digunakan untuk mengatasi sakit kepala dan fatigue, serta meningkatkan kerja obat-obat tertentu. Kadang orang mencampurkannya ke aspirin. Tentunya, tak ada dokter yang akan menyarankan untuk meminum 8-10 dosis obat per hari. Tapi kenyataannya, kita sering kali mengkonsumsi cafein, bahkan hingga ke arah ketergantungan. Dua sampai tiga cangkir kopi pada pagi hari, secangkir teh pada siang hari, dan sejumlah cairan karbonat pada sore hari, serta secangkir kopi saat makan malam - tak heran kita sering mengalami kesulitan tidur! Cafein adalah salah satu dari sekian banyak “racun” yang sering kita minum, termasuk soda, teh dan susu coklat dengan gula buatan, dan sebagainya. Kita tidak perlu 100% menghindarinya, kita hanya perlu menguranginya, ditambah dengan meminum banyak air mineral. Manfaat Air Mineral Ada banyak sekali manfaat air mineral, sebagian sudah disebutkan di awal artikel. Manfaat lain dari air adalah sebagai berikut:
  1. Menjaga kelembaban organ di dalam tubuh serta kulit (kecantikan)
  2. Menjaga volume dan kekentalan darah dan getah bening
  3. Mengatur suhu tubuh
  4. Membuang racun atau toksin yang ada di dalam tubuh
  5. Mengatur struktur dan fungsi kulit
  6. Memperlancar sistem pencernaan
  7. Memperlambat timbulnya kanker, batu ginjal, dan penyakit hati
  8. Meningkatkan kesuburan (air dingin dapat meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh, serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus)
  9. Menjaga kesehatan jantung
  10. Menguruskan badan
  11. Sebagai obat stroke
  12. Efek relaksasi
  13. Membuat tubuh lebih bugar
  14. Menyeimbangkan energi dalam tubuh
  15. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  16. Meningkatkan kadar oksigen dalam darah
  17. Meningkatkan penyerapan nutrisi dan memperbaiki metabolisme
  18. Melancarkan peredaran darah
  19. Menjaga keseimbangan fisik dan mental
  20. Meningkatkan stamina
  21. Mengurangi stress
  22. Menyegarkan kulit wajah
  23. Membantu meningkatkan kualitas tidur
  24. Meningkatkan kualitas makanan dan minuman
  25. Merubah air dan makanan menjadi lebih ber-energi
Ada 25 manfaat, banyak sekali! Tentunya selain ke-25 manfaat air tersebut, masih banyak manfaat lain dari air yang dapat ditelusuri. Jadi, apakah Anda masih ragu untuk meminum banyak air? Dari berbagai sumber