Nyeri pinggang bawah atau low back pain (LBP) merupakan keluhan yang sering kita dengar dari orang usia lanjut, namun tidak tertutup kemungkinan dialami oleh orang usia muda. Nyeri pinggang bawah dapat disebabkan oleh bermacam kelainan, namun secara garis besar nyeri pinggang bawah dapat disebabkan oleh:
  1. Trauma Trauma disini misalnya pada benturan langsung seperti pada kecelakaan lalu lintas, dan benturan tidak langsung, seperti pada orang yang terjatuh dari ketinggian, yang dapat menyebabkan patah atau bergesernya tulang belakang.
  2. Regangan otot atau muscle sprain Terjadi terutama pada cedera olahraga, terutama bila kurang disertai pemanasan. Dapat juga terjadi pada pembebanan atau distorsi mekanik atau fisik seperti memungut barang di lantai dengan posisi membungkuk.
  3. Penyakit metabolisme tulang dan degeneratif atau proses penuaan Pada penderita osteoporosis, osteomalasia, osteoarthritis, herniasi nucleus pulposus (HNP).
  4. Penyakit ginjal atau saluran kemih Gangguan saat BAK (buang air kecil).
  5. Penyakit infeksi Pada tuberculosis dan spondylitis.
  6. Penyakit keganasan atau kanker Osteoid osteoma, multiple myeloma.
Penderita nyeri pinggang bawah haruslah mendapat perhatian khusus, mengingat banyaknya organ penting di bagian tersebut , tulang belakang, saluran kemih, saluran cerna dan persarafan disekitarnya. Cedera pada bagian pinggang bawah yang berat (pada kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari ketinggian) dapat mengakibatkan gangguan pada tungkai bawah (lemah atau lumpuh) dan juga gangguan pada saluran kemih dan saluran pencernaan bawah, seperti pada buang air kecil dan buang air besar yang tidak dapat dikontrol. Hal-hal yang harus diperhatikan bila anda mengalami nyeri pinggang bawah adalah sebagai berikut:
  1. Usia anda ? Walaupun nyeri pinggang bawah lebih sering terjadi pada usia lanjut (pada penyakit akibat proses penuaan), namun dapat terjadi juga pada usia muda.
  2. Apakah ada riwayat trauma (cedera) maupun regangan otot baik saat aktivitas hari-hari (mengangkat barang berat) maupun pada cedera olah raga?
  3. Apakah ada gangguan BAK? Apakah ada gangguan pada ginjal ?
  4. Bagaimana karakteristik atau sifat nyeri? - Sudah berapa lama nyeri dialami ? - Nyeri dapat bersifat lokal (di satu tempat) ataupun nyeri menyebar dari bagian pinggang bawah sampai ke tungkai bawah . - Nyeri juga dapat bersifat terus menerus atau hanya pada aktivitas berat dan membaik setelah istirahat. - Apakah nyeri membaik dengan obat antinyeri yang umum digunakan ? - Apakah nyeri disertai kesemutan atau kebas pada tungkai bawah, lemah atau bahkan lumpuh pada kedua kaki ?
  5. Apakah ada penyakit penyerta (seperti telah disebut diatas)? - Penyakit infeksi (tuberculosis), metabolik (osteoporosis, osteomalasia), dan bahkan keganasan (kanker).
Tips dalam pencegahan gangguan pada pinggang bawah:
  1. Pola hidup sehat, bebas rokok, makanan gizi seimbang, vitamin, dan mineral untuk kesehatan dan kekuatan tulang (vitamin D dan kalsium),. serta cukup minum air putih.
  2. Lakukan olahraga dengan benar dan teratur, jangan terlalu berlebihan dan jangan lupa lakukan pemanasan sebelum olahraga.
  3. Hindari mengangkat atau memungut barang yang terlalu berat, terutama dengan posisi membungkuk saat mengambilnya dari lantai. Posisi yang baik bila mengangkat beban di lantai adalah dengan berjongkok, posisi punggung tegak lurus, dan gunakan otot paha dan betis untuk berdiri dan mengangkat beban.
Bila Anda, keluarga, atau teman adalah penderita nyeri pinggang bawah:
  1. Periksakan diri ke dokter keluarga anda
  2. Konsultasikan lebih lanjut ke dokter ahli tulang / ahli orthopedi
  3. Beberapa pemeriksaan penunjang, seperti rontgen, CT Scan , atau MRI dapat membantu dalam menegakkan diagnosis
  4. Jangan anggap remeh nyeri punggung bawah,. Diagnosis dini penyebab nyeri punggung bawah, dapat mengurangi resiko cedera yang berat pada tulang belakang.
Referensi :
  1. Robert Bruce Salter 4th edition, Textbook of musculoskeletal system and disorder
  2. Spivac ,3rd edition , A Guide to Orthopedic Studies