Menarche atau haid pertama merupakan pengalaman hidup yang akan dialami oleh hampir semua anak perempuan. Bagi para ibu yang putrinya telah mengalami menarche, tentunya ini adalah kabar yang menggembirakan, karena menarche merupakan salah satu tanda bahwa putrinya telah berkembang menjadi seorang calon wanita dewasa yang dapat bereproduksi (mengandung dan melahirkan). Namun, pengalaman menarche bagi sang anak bisa menimbulkan reaksi bingung, cemas, malu, dan takut. Karena itu, penting sekali bagi ibu untuk mendampingi dan membina putrinya yang sedang mengalami menarche. Kapankah Anak Perempuan Akan Mengalami Menarche? Hal ini tergantung dari banyak faktor, yaitu faktor geografis, genetik, kesehatan, aktifitas fisik, dan status gizi, jadi tidak dapat diprediksikan dengan tepat kapan anak akan mengalami menarche, namun rentang usia anak akan mengalami menarche adalah 9-16 tahun, atau sekitar 1-3 tahun setelah tanda-tanda pubertas mulai muncul. Anak dapat saja mengalami menarche pada usia 8 tahun, ini disebut sebagai menarche dini.  Bisa juga karena stres, ketidakseimbangan hormonal, dan faktor genetik, anak baru mengalami menarche setelah usia 16 tahun. Anak yang belum mengalami menarche setelah melewati usia 16 tahun (disebut juga amenore) harus dibawa ke dokter spesialis kandungan untuk mencari penyebab dan mengkoreksinya sedini mungkin. Menarche terjadi pada masa pubertas, di mana kadar hormon estrogen dan progesteron  di dalam tubuh meningkat, lalu terjadi perubahan fisik pada remaja wanita ini. Peningkatan kadar kedua hormon ini dimulai pada usia 8-9 tahun. Tanda-tanda perubahan fisik pada remaja wanita yang mulai memasuki masa pubertas antara lain pertumbuhan rambut ketiak dan rambut kemaluan, payudara membesar, pinggul melebar,dan munculnya jerawat. Kurang lebih dua tahun setelah tanda-tanda tersebut muncul, remaja wanita akan mengalami menarche, yang akan diikuti oleh haid setiap bulannya sampai ia mencapai usia menopause, yaitu 45-50 tahun. Setelah menarche, haid bisa saja belum teratur, dan akan menjadi teratur setelah 2-2,5 tahun kemudian. Lamanya siklus haid bervariasi, yaitu setiap 21-45 hari sekali, namun rata-ratanya adalah setiap 28 hari sekali.