Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Juni yang lalu, TanyaDok mengulas artikel spesial mengenai kesehatan anak dengan menyoroti kasus obesitas pada anak. Badan Kesehatan Dunia atau WHO, pada bulan Mei 2014 membentuk semua komisi untuk memberikan panduan dan nasihat terhadap penatalaksanaan krisis obesitas pada masa kanak-kanak. Komisi yang terbentuk ini bertujuan untuk menghentikan obesitas pada anak-anak. Banyak anak usia di bawah dari 5 tahun di berbagai negara yang mengalami obesitas. Oleh karena itu, WHO merasa perlu untuk membentuk komisi ini karena dengan mencegah obesitas pada anak-anak, selain anak bisa semakin sehat, akan juga berdampak pada penurunan angka kejadian penyakit jantung, diabetes dan penyakit-penyakit metabolik kronis lainnya yang bisa terjadi di masa dewasanya. 

Epidemiologi

Jumlah penderita obesitas sudah bertambah dua kali lipat sejak 1980. Pada tahun 2008, lebih dari 1.4 miliar remaja berumur 20 tahun atau lebih sudah menderita berat badan berlebih (overweight), 200 jutanya adalah laki-laki dan hampir 300 jutanya adalah perempuan menderita obesitas. 35% remaja berusia 20 tahun keatas menderita overweight dan 11% menderita obesitas. Lebih dari 40 juta anak di bawah usia 5 tahun juga menderita obesitas ataupun overweight. Walaupun begitu obesitas bisa dicegah. Apa Itu Obesitas dan Overweight? Overweight dan obesitas adalah akumulasi lemak yang abnormal atau berlebih yang dapat merusak kesehatan. Indeks massa tubuh (IMT) adalah indeks sederhana antara tinggi badan dan berat badan yang biasa digunakan untuk mengklasifikasi overweight dan obesitas pada remaja. IMT menggunakan berat badan seseorang dalam kilogram yang dibagi dengan tinggi kuadrat dalam meter, sehingga satuannya adalah kg/m2. Menurut WHO : overweight adalah jika IMT ≥ 25, sedangkan overweight adalah jika IMT  ≥ 30. Fakta Obesitas dan Overweight Overweight dan obesitas adalah resiko terbesar penyebab kematian global. Sekitar 3.4 juta remaja meninggal setaip tahunnya karena kedua hal tesebut. Hal lain yang harus diperhatikan adalah 44% penderita diabetes, 23% penderita jantung dan antara 7-41% penderita kanker berhubungan dengan overweight dan obesitas Pada 2008, WHO mengestimasi:
  • Lebih dari 1.4 milyar remaja, 20 tahun atau lebih menderita overweight, 200 juta adalah laki-laki dan 300 juta adalah perempuan merupakan penderita obesitas.
  • Lebih dari 10 % remaja di dunia menderita obesitas.
  • Pada tahun 2012, lebih dari 40 juta anak-anak di bawah 5 tahun menderita overweight atau obesitas. Dahulu penyakit ini merupakan penyakit negara dengan pendapatan tinggi namun sekarang, negara dengan pendapatan sedang ke rendah juga mempunyai masalah yang sama. Pada negara berkembang, prevalensi overweight dan obesitas pada anak-anak pra sekolah meningkat 30% dan lebih dari 30 juta anak dengan overweight tinggal di negara berkembang dan 10 juta di negara maju.
Data dari National Health adn Nutrition Examination Survey pada 2009-2010:
  • Dalam 3 remaja, 2 diantaranya termasuk overweight atau obesitas
  • Dalam 3 remaja, 1 diantaranya termasuk obesitas
  • Dalam 20 remaja, 1 diantarany termasuk extreme obesitas (IMT >40)
  • 1/3 anak-anak dan remaja berusia 6-19 tahun termasuk overweight atau obesitas
  [caption id="attachment_27639" align="aligncenter" width="602"]Obesitas dan berat badan berlebih pada remaja AS Gambar 1. Persentase Remaja AS yang Obesitas dan Berat Badan Berlebih[/caption]   [caption id="attachment_27640" align="aligncenter" width="603"]Anak dan Remaja AS yang obesitas dan berat badan berlebih Gambar 2. Sebaran Anak dan Remaja AS yang Obesitas dan Berat Badan Berlebih berdasarkan Usia, Jenis Kelamin dan Ras[/caption]   [caption id="attachment_27641" align="aligncenter" width="603"]Orang dewasa yang obesitas di AS Gambar 3. Peningkatan tren orang dewasa di AS yang obesitas dan berat badan berlebih dari tahun 1962-2010[/caption]   [caption id="attachment_27642" align="aligncenter" width="552"]kegiatan fisik pada anak usia 6-19 tahun Gambar 4. Jumlah persentasi anak usia 6-19 tahun yang melakukan kegiatan fisik selama minimal 60 menit per hari[/caption]   Bagaimana Pencegahan Overweight dan Obesitas Let’s Move adalah kegiatan komprehensif yang diciptakan oleh ibu negara Amerika Serikat, Michelle Obama yang didedikasikan untuk mengurangi masalah obesitas pada anak, sehinga anak-anak dapat hidup sehat dan mencapai mimpinya. Langkah-langkah yang dilakukan adalah memberikan informasi yang berguna pada orang tua untuk mendukung kesehatan anak-anaknya. Menyediakan makanan sehat di sekolah-sekolah dan memastikan bahwa setiap keluarga mempunyai akses untuk makanan yang sehat, serta membuat anak-anak untuk lebih aktif dalam kegiatan fisik. Semua orang mempunyai tugas dalam mengurangi obesitas pada anak-anak termasuk kedua orangtua, pemerintah, sekolah, penyedia kesehatan, organisasi-organisasi kesehatan. [caption id="attachment_27643" align="aligncenter" width="373"]Panduan Let's Move Gambar 5. Lima Langkah untuk Bergerak (Let's Move)[/caption]   Adapun 5 langkah yang dibuat adalah : 5. Buatlah menjadi kebiasaan: jalan kaki 30-60 menit setiap hari 4. Berjalan-jalan: Daripada duduk atau menonton tv, lebih baik lakukan jalan-jalan ringan di rumah, minimalisir menonton tv dan bermain game 3. Membuat contoh yang baik: Jadilah lebih aktif, dan ajaklah anggota keluarga dan teman untuk mengikuti Anda berjalan-jalan, jogging, dll. 2. Buatlah rencana aktivitas: Seperti olahraga bersama dengan teman atau keluarga 1. Bergerak :Berjalanlah dan ukurlah menggunakan podometer. Yuk kita bergerak sekarang!   Referensi :
  1. Obesity and Overweight. WHO. Cited from http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs311/en/
  2. Overweight and Obesity Statistics. Weight-control Information Network. Cited from http://win.niddk.nih.gov/publications/PDFs/stat904z.pdf
  3. Let’s Move. Cited from http://www.letsmove.gov/