Kelahiran anggota keluarga baru tentunya memberikan rasa bahagia bagi tiap orang tua dan keluarga. Tentunya sebagai orang tua, kita ingin memberikan yang terbaik bagi si kecil, baik rasa sayang, maupun perawatan yang optimal. Ada kalanya kita bingung  menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi pada si kecil. Tulisan ini berusaha untuk menyoroti berbagai kondisi yang sering dianggap mengkhawatirkan bila  sang bayi pulang ke rumah. Silakan disimak ya Sobat TanyaDok! 1. ASI Tidak dapat ditawar lagi bahwa ASI adalah asupan nutrisi satu-satunya yang terbaik bagi si kecil hingga ia berusia 6 bulan. Berikanlah hanya ASI jika orang tua tidak memiliki kontraindikasi (larangan-red) pemberian ASI. Orang tua sering merasa khawatir ASI-nya kurang atau tidak mencukupi, terlebih dalam 3 hari pertama. Perlu kita ketahui, ASI biasanya memang baru bertambah jumlahnya saat hari ke-3 sampai 5 setelah melahirkan. Selama masa ini, penting bagi ibu untuk mencoba tetap memberikan ASI pada si kecil. Apabila dirasakan ada kesulitan atau kekhawatiran, ibu dan keluarga dapat berkonsultasi dengan konselor laktasi yang ada. Sebenarnya nutrisi bayi baru lahir ini dapat tetap terjaga karena adanya cadangan lemak coklat yang bertahan hingga 5 hari. Pada akhir minggu pertama, indikator untuk mengetahui jumlah ASI cukup adalah jika si kecil BAK (buang air kecil) lebih dari 6x/hari serta feses atau, maaf, kotorannya berubah warna menjadi kuning. Selain itu penurunan berat badan tidak lebih dari 10 persen atau bahkan meningkat. 2. Berat badan turun   Sering kita mendapati berat badan anak kita turun saat kontrol ke dokter. Bayi cukup bulan umumnya dapat mentolerasi penurunan berat badan hingga 10 persen dan prematur hingga 15 persen pada akhir minggu pertama atau hari ke 10. Tentunya penurunan berat badan ini harus dievaluasi, termasuk evaluasi pemberian nutrisi (ASI/formula). 3. Kuning (jaundice) Hampir setiap bayi mengalami episode kuning/ jaundice / hiperbilirubinemia.  Kondisi ini dapat disebabkan berbagai faktor, misalnya pemberian ASI atau susu formula pada minggu awal yang belum terlalu banyak (breast feeding jaundice), kuning yang disebabkan unsur dalam ASI itu sendiri (breast milk jaundice) serta kondisi-kondisi yang tidak normal lainnya yang tentunya harus dievaluasi oleh dokter. Kadar kuning ini biasanya meningkat pada hari ke-3 sampai 5, dan akan turun pada hari ke-7 hingga 10. Biasakan menjemur anak tanpa pakaian saat pagi hari (jam 7-10 pagi) selama 30 menit, 15 menit bagian depan dan 15 menit bagian belakang. Dengan melakukan penjemuran ini diharapkan kuning pada bayi lebih cepat hilang. Selain itu terus berikan ASI, makin sering ASI dihisap atau diperah, maka produksinya akan makin banyak, dan ini akan membantu kuning pada bayi lebih cepat hilang. Bila kuning menetap lebih dari 2 minggu, konsultasikan kepada dokter anda, karena mungkin harus dilakukan evaluasi penyebab kuningnya. Segera bawa ke dokter bila bayi anda kuning dan fesesnya berwarna dempul, atau bila disertai dengan kondisi fisik keseluruhan yang tidak aktif dan malas menyusui.  4. Cegukan   Bayi-bayi biasa mengalami cegukan karena persarafan otot diafragmanya belum sempurna. Tidak perlu diberikan air putih, cukup diposisikan yang enak, dan bila perlu diberikan ASI.  5. Menangis   Kadang si kecil luar biasa mengganggu tidur malam kita karena menangis. Adapun kita harus mempelajari pola tangisan si kecil.  Bayi menangis tidak selalu berarti lapar, coba perhatikan apakah ia BAB (buang air besar) atau BAK. Perhatikan juga kondisi ruang tidur, adakah nyamuk yang menggigit atau serangga lain, serta kenyamanannya (apakah ia kepanasan atau kedinginan) Selain itu, sering juga disebabkan oleh kolik (akan dibahas lebih lanjut di poin 6.)  6. Infantile Colic Kolik sering diakibatkan berbagai hal, misalnya kondisi lambung yang kembung atau berisi udara (Harap diperhatikan pada bayi yang minum dari botol susu, jangan sampai ketiduran tetapi ia tetap menghisap botol susu yang sudah kosong). Selain itu, kolik juga bisa disebabkan karena  yang keras dan tidak teratur. Kolik juga sering terjadi pada bayi yang mencium aroma yang tidak biasa, apakah itu parfum ataupun bau-bauan bumbu dapur yang menyengat seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih. Namun ada kalanya tanpa sebab yang jelas, bayi dapat mengalami kolik, dan hanya dapat ditenangkan dengan kedekatan orang tua dan anak. Terkadang, bila orang tua sedang tidak nyaman suasana hatinya, si kecil juga dapat menangis tanpa sebab, karena kuatnya ikatan batin di antara orang tua dan anak.  7. Gumoh   Gumoh atau refluks dalam bahasa medisnya, sering disalahartikan dengan muntah. Gumoh adalah aliran ASI atau formula dari mulut tanpa "usaha" si kecil, jadi mengalir begitu saja. Gumoh harus dibedakan antara yang normal (fisiologis) dan kondisi yang membutuhkan intervensi atau patologis. Selama berat badan si kecil bertambah dengan baik, tidak ada gejala dari saluran napas yang mengganggu, maka bisa dianggap sebagai gumoh yang normal. Biasanya terjadi hingga usia 4 bulan dan setelah itu mulai berkurang. 8. Suhu bayi Suhu tubuh yang normal adalah 36.5-37.5 derajat celcius. Banyak orang tua yang suka mengeluh anaknya panas, tetapi bila kita ukur sebenernya masih dalam batas normal. Pada anak selain kita raba, sebaiknya harus diukur pula suhu tubuhnya, kadang memang terasa panas pada daerah kepala, namun ini dikarenakan luas permukaan tubuh di bagian kepala yang relatif lebih luas secara persentase dibanding dewasa. 9. Kulit mengelupas/kemerahan Bayi baru lahir sering mengalami kedua hal ini, namun masih merupakan variasi normal. Tidak ada tindakan khusus, namun harus dibedakan dari kondisi alergi. 10. Batuk /pilek/nafas berbunyi "grok-grok"   Masih mungkin merupakan variasi normal, selama anak tetap ceria, aktif, dan minum susunya baik serta pertambahan berat badannya baik. Harus disingkirkan juga kemungkinan alergi. Bila terjadi infeksi saluran napas biasanya disertai dengan demam. Semoga tips-tips ini dapat membantu kita sebagai orang tua dalam merawat anak kita.   dr. Edward Surjono, Sp.A Dokter spesialis anak - konselor laktasi FKUAJ RS Grha Kedoya Healthykids - Daan Mogot Baru