Setiap orang yang mau sehat harus selalu biasakan aktif melakukan latihan fisik dan bijak mengatur asupan kalori. Asupan kalori ini perlu diperhatikan baik dari makanan maupun minuman karena minuman memegang peranan penting dalam hidrasi tubuh agar tubuh selalu sehat. Nah, salah satu yang menjadi perbincangan masyarakat adalah terkait penggunaan pemanis buatan sebagai pengganti gula namun rendah kalori sehingga cocok bagi kamu-kamu yang ingin menjaga berat badannya. Pertanyaan selanjutnya adalah adakah efek dari penggunaan pemanis buatan ini? Pemanis buatan jauh lebih manis dan rendah kalori! Pemanis buatan merupakan pengganti gula sintetis, senyawa yang mempunyai rasa manis seperti gula tanpa memberikan kalori yang sama dengan gula. Pemanis buatan juga dikenal dengan istilah pemanis kuat karena rasanya yang berkali-kali lipat lebih manis dari pada gula biasa atau gula meja, gula yang gunakan di dapur untuk memasak atau untuk tambahan rasa manis pada minuman. Jadi saat kita menggunakan pemanis buatan hanya dibutuhkan jumlah yang sangat sedikit dan rasa manisnya sudah sama dengan gula biasa. Kekuatan rasa manis dan sedikitnya jumlah yang diperlukan membuat kalori yang didapat saat menggunakan pemanis buatan menjadi sangat rendah. Sedangkan saat kita menggunakan gula biasa, satu sendok teh gula setara dengan sekitar 4 gram gula. Bayangkan untuk satu cangkir teh manis umumnya digunakan 1-3 sendok teh gula yang berarti setara dengan 16-48 kal! Badan administrasi makanan dan obat (FDA –Food and Drug Adminisration) di Amerika Serikat menyetujui 5 jenis pemanis buatan: sakarin, aspartam, neotam, sukralose, dan acesulfam kalium. Stevia, pemanis alami dari daun tanaman Stevia rebaudiana merupakan pemanis yang baru dikenal dan juga dinyatakan aman oleh FDA. Apakah perbedaan di antara pemanis-pemanis tersebut? Macam – macam pemanis buatan Aspartam merupakan kombinasi dari dua jenis asam amino, 220 kali lebih manis dari gula, namun kehilangan sifat pemanisnya jika terkena panas. Aspartam tidak boleh dikonsumsi oleh penderita phenylketonuria (PKU). Salah satu asam amino penyusun aspartam tidak dapat dicerna oleh penderita PKU sehingga dapat menumpuk dan menyebabkan gangguan pada otak. Sakarin, 200 hingga 700 kali lebih manis dari manis gula, kadang memberikan sisa rasa pahit jika digunakan dalam minuman dan tidak cocok untuk masakan atau kue. Sukralose bersifat tahan panas, sehingga banyak digunakan dalam makanan dan minuman diet. Sukralose 600 kali lebih manis dari gula dan terdapat pada permen karet, frozen yogurt, jus buah, serta gelatin. Acesulfam kalium (acesulfam K) tahan panas dan sering digunakan bersama dengan pemanis lainnya seperti sakarin karena sifatnya yang memperkuat rasa manis makanan. Neotam merupakan pemanis yang berasal dari aspartam dan mempunyai rasa manis 13.000 kali gula meja. Sediaan stevia yang sangat halus dikategorikan ‘dianggap aman secara umum (Generally Recognized as Safe –GRAS)’ oleh FDA sejak tahun 2008. Pelabelan GRAS ini diberikan karena tanaman stevia telah digunakan selama ratusan tahun oleh penduduk asli Amerika Selatan. Stevia 300 kali lebih manis dari sukrosa. Pemanis buatan banyak dipilih oleh orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Mereka dapat memakan beragam makanan yang jika pemanisnya mengandung kalori tidak dapat mereka makan, atau hanya dapat dimakan dalam jumlah sedikit. Pemanis buatan sering dianggap sebagai ‘makanan bebas (free food)’ karena tidak termasuk karbohidrat, lemak, atau lainnya. Bagi penderita diabetes, pemanis buatan juga memungkinkan mereka menikmati manisnya makanan dan minuman karena tidak menaikkan kadar gula darah sebab bukan merupakan karbohidrat. Keamanan penggunaan pemanis buatan Adakah efek samping penggunaan pemanis buatan ini? Hingga saat ini TIDAK ditemukan bukti ilmiah yang mengaitkan pemanis buatan yang telah dinyatakan aman oleh FDA dengan kanker atau masalah kesehatan serius lainnya. Sejumlah penelitian juga mengonfirmasi keamanan penggunaan pemanis buatan dalam jumlah sewajarnya. Tapi, perlu dingat untuk tidak kebablasan. Asosiasi jantung dan asosiasi diabetes di Amerika Serikat mengingatkan agar orang-orang tetap bijak dalam mengatur asupan kalori hariannya. Penggunaan pemanis buatan rendah kalori tidak kemudian serta merta artinya mereka bisa dengan “aman” menambah kalori dari sumber lainnya. Misalnya dengan meminum sekaleng minuman ringan tanpa kalori, maka mereka bebas makan nasi dengan porsi yang lebih banyak. Ingat bahwa setiap kalori yang masuk ke tubuh baik dari makanan maupun minuman semuanya dihitung!   Referensi:
  1. Mann D. Are Artificial Sweeteners Safe? [Internet] WebMD, LLC; [reviewed 2006 Nov 1; cited 2014 April 12]. Available from: http://www.webmd.com/food-recipes/features/are-artificial-sweeteners-safe?page=4
  2. Mayo Clinic. Artificial sweeteners and other sugar substitutes [Internet]. Mayo Foundation for Medical Education and Research; [cited 2014 April 12]. Available from: http://www.mayoclinic.org/healthy-living/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/artificial-sweeteners/art-20046936
  3. MedlinePlus (US). Carbohydrates [Internet]. National Library of Medicine (US): National Institutes of Health; [updated 2014 Feb 26; cited 2014 April 13]. Available from: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/002469.htm
  4. MedlinePlus (US). Sweeteners – artificial [Internet]. National Library of Medicine (US): National Institutes of Health; [updated 2014 Feb 26; cited 2014 April 13]. Available from: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/007492.htm
  5. MedlinePlus (US). Sweeteners – sugars [Internet]. National Library of Medicine (US): National Institutes of Health; [updated 2014 Feb 26; cited 2014 April 13]. Available from: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/002444.htm
  6. Strawbridge H. Artificial sweeteners: sugar-free, but at what cost? [Internet] Harvard Health Publications; 2012 Jul 16 [cited April 2014 April 12]. Available from: http://www.health.harvard.edu/blog/artificial-sweeteners-sugar-free-but-at-what-cost-201207165030
  7. WebMD. Stevia [Internet]. WebMD, LLC: Natural Medicines Comprehensive Database Consumer Version; [cited 2014 Apr 14]. Available from: http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-682-STEVIA.aspx?activeIngredientId=682&activeIngredientName=STEVIA
  8. Pemanis Rendah dan Tanpa Kalori - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/low-and-no-calorie-sweeteners/
  9. Memahami Pemanis Rendah dan Tanpa Kalori: Keamanan, Pedoman (ADI), dan Taksiran Asupan - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/understanding-low-and-no-calorie-sweeteners-safety-guidelines-adi-and-estimated-intakes/
  10. Aspartame - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/aspartame/
  11. Keamanan Aspartam - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/aspartame-safety-adi-metabolism-estimated-intakes-and-common-concerns/
  12. Aspartam Dampak pada Nafsu Makan, Asupan Pangan, dan Pengelolaan Berat Badan - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/aspartame-impact-on-appetite-food-intake-and-weight-management/
  13. Sakarin - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/saccharin/
  14. Sukralosa - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/sucralose
  15. Asesulfam Kalium (Asesulfam K) - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/acesulfame-potassium-acesulfame-k/
  16. Pemanis Stevia - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/stevia/
  17. Pemanis Stevia: Keamanan, ADI, dan Metabolisme - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/stevia-sweeteners-safety-adi-and-metabolism/
  18.  Adisaputri, G. Kenali Pemanis Buatan Anda - TanyaDok.com Konsultasi Tanya Dokter. [homepage on the Internet]. Maret 2014 [cited 2014 May 21]. Available from: TanyaDok, Web site: http://www.tanyadok.com/adv/kenali-pemanis-buatan-anda