Semua wanita pasti ingin mendapatkan berat badannya yang ideal untuk berbagai alasan, terutama untuk tubuh yang sehat dan supaya tetap langsing dan percaya diri! Tahukah kamu ada 3 strategi pengendalian berat badan secara sehat? Aktif melakukan latihan fisik, penuhi hidrasi tubuh dan bijak mengatur asupan kalori. Melakukan latihan fisik secara teratur penting untuk menjaga kesehatan tubuh, baik untuk membakar kalori ataupun membantu tubuh menjadi lebih sehat secara menyeluruh. Tak heran makanya banyak perempuan yang semakin aktif melakukan latihan fisik untuk menjaga kesehatan tubuhnya sekaligus mengatur berat badannya! Tubuh kita perlu air untuk bisa beraktivitas secara normal. Jadi minum itu penting. Minum adalah aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh. Pilihan minuman pun beragam saat ini dan banyak wanita yang memiliki minuman favorit. Apapun minumannya semuanya pasti mengandung air jadi semua minuman bisa memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh. Yang penting adalah ingat kalau sebagian kecil asupan kalori didapat dari minuman. Tubuh tidak memilah-milah dari mana kalori tersebut berasal, hanya menyerapnya. Jadi sangat penting juga kita mengelola keseimbangan kalori. Salah satu tips pengaturan asupan kalori adalah dengan bijak mengatur kalori yang didapat dari minuman. Minuman ringan bisa mengandung gula tambahan yang akan menyumbang asupan kalori ke tubuh. Hal ini bisa disiasati dengan mengganti minuman tersebut atau gula yang kita gunakan dalam minuman dengan pemanis buatan rendah kalori. Nah, apa sih itu pemanis buatan rendah kalori? American Heart Association (AHA) dan American Diabetes Association (ADA) telah mengeluarkan pernyataan bahwa jika digunakan secara benar, pemanis buatan dapat menggantikan gula. Pemanis buatan ini juga dapat membantu untuk menurunkan atau mengontrol berat badan, melawan obesitas, sindrom metabolik, dan diabetes; semua ini adalah faktor penyakit jantung. Pemanis buatan adalah pengganti gula sintesis yang dapat berasal dari bahan natural seperti herbal atau bahkan dari gula. Pemanis buatan mempunyai intensitas manis yang lebih besar dibandingkan gula biasa. Memilih pemanis buatan yang sesuai dengan anda bukanlah hal yang mudah. Banyaknya jenis produk pemanis buatan di pasaran saat ini membuat Anda harus cermat dan jeli untuk memilih produk yang sesuai dengan Anda. 1. Acesulfame-K biasa digunakan sebagai pemanis yang disajikan di meja. Acetasulfame-K mempunyai tingkat kemanisan 200 kali gula. Biasa digunakan sebagai tambahan pada pudding, permen, dan minuman beralkohol. Pemanis buatan ini tidak mempengaruhi kadar gula darah, dapat digunakan untuk memasak dan memanggang kue serta aman untuk digunakan pada kehamilan. Pemanis buatan jenis ini sering dikombinasikan dengan pemanis lain untuk menghilangkan rasa pahitnya. 2. Aspartame adalah pemanis buatan yang paling popular. Aspartame mempunyai tingkat kemanisan 180-200 kali gula. Aspartame biasa digunakan untuk minuman ringan, pencuci mulut, sereal untuk sarapan, permen karet, produk susu, dan makanan serta obat-obatan. Oleh karena potensi manisnya itu, hanya sejumlah kecil aspartame ditambahkan pada minuman atau makanan dan sudah memberikan rasa manis. Rekomendasi asupan harian aspartame adalah 50 mg/kgBB dan tampak aman untuk wanita hamil. Namun, Aspartame tidak boleh dikonsumsi oleh orang dengan PKU (phhenylketonuria) dan wanita hamil dengan kadar phenylalanine yang tinggi. 3. Manitol dan sorbitol adalah gula alkohol ditemukan pada sumber pangan tumbuhan seperti buah dan berries, dan digunakan secara komersial. Sekitar 60% semanis sukrosa dengan kalori lebih sedikit. Menghasilkan rasa manis yang bersih dan menyegarkan dan tidak merusak gigi. Selain itu, dikatakan kedua pemanis buatan ini dapat digunakan sebagai alternatif pemanis pada pasien diabetes. 4. Saccharin adalah pemanis yang sangat poten yang menghasilkan 300 kali rasa manis gula. Karena potensinya, cukup sedikit jumlah yang dibutuhkan dan rasa manisnya tidak terpengaruh oleh panas. Selain itu, peneliti telah menyatakan bahwa asupan saccharin dalam jumlah besar ternyata TIDAK meningkatkan resiko kanker kandung kemih. Tapi wanita disarankan untuk mengkonsumsi saccharin secara hati-hati saat hamil karena saccharin dapat melewati plasenta 5. Sukralose mempunyai tingkat kemanisan 600 kali gula. Sukralose bebas kalori, tidak dianggap sebagai karbohidrat di dalam tubuh, dan tidak mempunyai efek pada gula darah. Pemanis ini dapat digunakan sebagai bahan memanggang, rasa manisnya tidak hilang jika terkena panas. Sukralose adalah pemanis terbaik untuk memasak dan memanggang sekalipun disinyalir bahwa penggunaan sukralose dapat mengubah tekstur resep kue dan menambahkan rasa “pemanis buatan” pada kue. 6. Stevia atau Steviol glikosida, berasal dari  tumbuhan stevia dan saat ini menjadi pilihan alami pengganti gula yang menarik  karena kadar manisnya yang kuat, bisa mencapai 200 hingga 300 kali lebih manis daripada gula (sukrosa). Pemanis buatan ini bisa ditambahkan pada makanan maupun minuman. Pemanis ini aman untuk dikonsumsi bagi semua kalangan, termasuk anak-anak serta perempuan hamil dan menyusui. Asupan Harian yang Diperbolehkan adalah 4 mg/kgBB  bagi steviol, atau 12 mg/kgBB untuk steviol glikosida. Semua pemanis buatan di atas sudah disetujui pemakaiannya oleh FDA. Beberapa studi juga mendapatkan bahwa penggunaan pemanis buatan dapat membantu mengontrol berat badan. Tapi perlu dicermati bahwa Anda harus tetap memperhatikan jumlah penggunaannya per hari karena pengaturan berat badan tidak hanya dari berasal dari satu aspek saja. Hidup seimbang dan sehat perlu 3 langkah sehat: aktif melakukan latihan fisik, cukup hidrasi dan bijak mengatur kalori. Pengggunaan pemanis buatan untuk mengatur asupan kalori hanya 1 langkah kecil dari 3 langkah besar!   Sumber:
  1. The global diabetes community. Which artificial sweetener is right for me?[internet]. 2014 [cited 2014 Apr 7]. Available from: http://www.diabetes.co.uk/sweeteners/which-artificial-sweetener-is-right-for-me.html
  2. American pregnancy association. Artificial sweeteners and pregnancy [Internet]. 2013 Jan [Cited 2014 Apr 7]. Available from: http://americanpregnancy.org/pregnancyhealth/artificialsweetener.html
  3. Mayo clinic. Nutrition and healthy eating [internet]. 2014 [Cited 2014 Apr 7]. Available from: http://www.mayoclinic.org/healthy-living/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/artificial-sweeteners/art-20046936?pg=2
  4. The Beverage Institute for Health & Wellness Indonesia [Internet]. Jakarta: The Beverage Institute for Health & Wellness Indonesia; c2013. Tips untuk mengelola kalori dari minuman; 2013 [cited 2014 March 1]; [about 2 screens]. Available from: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/tips-for-managing-beverage-calories/
  5. Beverage Institute for Health & Wellness Indonesia. Keseimbangan Energi. [homepage on the Internet]. 2012 [cited 2014 Mar 12]. Available from: The Coca-Cola Company, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/energy-balance/?exp=experts
  6. Pemanis Rendah dan Tanpa Kalori - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/low-and-no-calorie-sweeteners/
  7. Memahami Pemanis Rendah dan Tanpa Kalori: Keamanan, Pedoman (ADI), dan Taksiran Asupan - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/understanding-low-and-no-calorie-sweeteners-safety-guidelines-adi-and-estimated-intakes/
  8. Aspartame - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/aspartame/
  9. Keamanan Aspartam - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/aspartame-safety-adi-metabolism-estimated-intakes-and-common-concerns
  10. Aspartam Dampak pada Nafsu Makan, Asupan Pangan, dan Pengelolaan Berat Badan - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/aspartame-impact-on-appetite-food-intake-and-weight-management/
  11. Sakarin - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/saccharin/
  12. Sukralosa - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/sucralose
  13. Asesulfam Kalium (Asesulfam K) - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/acesulfame-potassium-acesulfame-k/
  14. Pemanis Stevia - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/landing_page/stevia/
  15. Pemanis Stevia: Keamanan, ADI, dan Metabolisme - The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia. [homepage on the Internet]. 2013 [cited 2014 Apr 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health and Wellness Indonesia, Web site: http://beverageinstitute.org/indonesia/article/stevia-sweeteners-safety-adi-and-metabolism/
  16. Susanto A. Fakta Minuman dengan Gula Tambahan - TanyaDok.com Konsultasi Tanya Dokter. [homepage on the Internet]. Maret 2014 [cited 2014 Apr 11]. Available from: TanyaDok, Web site: http://www.tanyadok.com/adv/fakta-minuman-dengan-gula-tambahan