Tubuh manusia terdiri dari 70% air. Air dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk bisa berfungsi secara normal, salah satunya organ ginjal. Ginjal memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Organ ini berfungsi untuk membuang racun dari tubuh dan menyerap sejumlah cairan yang tubuh perlukan. Oleh karena itu bila terjadi gangguan fungsi pada organ ginjal maka seluruh keadaan kesehatan tubuh kita ikut terpengaruh. Salah satu cara untuk menjaga ginjal tetap sehat adalah dengan hidrasi. Hidrasi mengandung arti pemberian asupan cairan yang cukup bagi tubuh sehingga tubuh dapat berfungsi secara optimal. Hidrasi yang baik bisa memperbaiki penyakit kronis seperti urolithiasis (batu saluran kemih), konstipasi, dehidrasi hipertonik pada bayi dan hiperglikemik pada ketoasidosis diabetikum, dan infeksi saluran kemih (ISK). Nah, setelah mengetahui pentingnya hidrasi, yuk simak tips di bawah ini bagaimana kita bisa mencukup kebutuhan cairan tubuh di sela-sela aktivitas kita yang padat.
  1. Minum cairan dalam interval yang regular sepanjang hari untuk mencegah masalah saluran kemih contohnya infeksi dan batu.
  2. Di saat cuaca yang panas minumlah lebih sering dan lebih banyak daripada porsi minum biasanya.
  3. Wanita disarankan mendapatkan cairan 2 liter per hari dapat melalui konsumsi makanan atau minuman untuk terhindar ISK.
  4. Pria disarankan konsumsi cairan 2.5 liter per hari lewat makanan atau minuman untuk mencegah terbentuk batu ginjal.
  5. Ingat, sumber air tidak hanya air putih atau air minum saja! Semua minuman yang kamu minum itu adalah sumber hidrasi yang baik, termasuk minuman ringan berkarbonasi, minuman berkafein seperti kopi dan teh. Jadi kamu bisa minum minuman kesukaanmu untuk penuhi kebutuhan cairan tubuh. Baca infonya lebih lanjut di: Fakta Minuman dengan Gula Tambahan
  6. Perbanyak makanan yang mengandung cairan seperti yoghurt, sup, jus, buah dan sayuran dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan cairan tubuh karena air tidak hanya didapat dari air minum.
  7. Pilih sup atau makanan dengan kadar garam rendah, karena garam dapat menyebabkan dehidrasi.
  8. Hindari pemikiran bahwa dengan mengurangi minum akan membuat Anda tidak terlalu sering ke toilet karena ternyata dengan menurunnya kapasitas kandung kemih malah akan merangsang kandung kemih untuk buang air kecil lebih sering karena urin yang lebih pekat.
  9. Anak-anak disarankan untuk minum air dalam jumlah cukup selama siang dan melatih sensitivitas untuk keinginan ke toilet.
  10. Biasakan anak-anak untuk rehat minum di sela-sela permainannya, terutama bila mereka bermain di luar ruangan. Rehat minum ini bertujuan supaya kebutuhan cairan tubuhnya tetap terpenuhi.
  11. Ingin tahu berapa kebutuhan cairan harian kamu? Yuk hitung bersama kami di Hidrasi dan Kalkulator Hidrasi.
Nah mudah kan untuk menjaga ginjal Anda tetap sehat? Yuk kita mulai dari sekarang: penuhi kebutuhan hidrasimu dan minumlah sekarang!   Daftar pustaka :
  1. Manz, Friderich.MD.  The Importance of Good Hydration for the Prevention of Chronic Disease. Nutrition Review Journal. 2005
  2. P.Anastasio. Level of hydration and renal function in healthy humans. Kidney International Journal. 2001.
  3. Derbyshire, Emma. Dr. Hydration and urinary tract healt. Natural Hydration Council. 2013
  4. Kidney Failure web. Can Dehydration Cause Kidney Failure. Diunduh dari Can Dehydration Cause Kidney Failure pada tanggal 3 Maret 2014
  5. World Kidney Day 2014 Facts. Diunduh dari World Kidney Day 2014 - Kidney FAQs pada tanggal 5 Maret 2014.
  6. The Beverage Institute. Hidrasi dan Anda (dalam Bahasa Inggris). [homepage on the Internet]. 2012 [cited 2014 Mar 11]. Available from: The Coca-Cola Company Beverage Institute for Health & Wellness Indonesia, Web site: Hidrasi dan Anda
  7. Edisworo MW. Hidrasi dan Kalkulator Hidrasi - TanyaDok.com Konsultasi Tanya Dokter. [homepage on the Internet]. 20 Maret 2014 [cited 2014 Mar 20]. Available from: Hidrasi dan Kalkulator Hidrasi
  8. Susanto A. Fakta Minuman dengan Gula Tambahan - TanyaDok.com Konsultasi Tanya Dokter. [homepage on the Internet]. 17 Maret 2014 [cited 2014 Mar 20]. Available from: Fakta Minuman dengan Gula Tambahan