Siapa yang tak kenal minuman bersoda atau soft drink, minuman berkarbonasi yang sering dinikmati oleh semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa. Minuman yang tersedia dengan berbagai rasa ini menawarkan sensasi kesegaran yang berbeda dengan minuman lainnya. Harganya pun terjangkau dan mudah dijumpai dimanapun. Tapi, tahukah Anda fakta di balik kesehatan ginjal dan minuman bersoda? Gambar Batu Ginjal 2 Ginjal merupakan organ yang berjumlah 2 buah dengan ukuran sebesar kepalan, terletak di bawah tulang rusuk. Fungsi utama ginjal adalah menyaring sisa metabolisme dari darah yang dibuang menjadi urin.  Fungsi ginjal lainnya adalah (1):
  1. Membantu memelihara tekanan darah
  2. Memelihara level zat kimia di dalam tubuh yang membantu jantung dan otot befungsi secara optimal
  3. Memproduksi bentuk aktif vitamin D yang menjaga tulang tetap sehat
  4. Memproduksi eritropoietin yang memstimulais produksi sel darah merah
Prevalensi penyakit ginjal kronis diperkirakan mencapai lebih dari 20 juta orang di Amerika pada tahun 2014. Resiko ini meningkat pada orang dengan usia lebih dari 50 tahun. Penyebab utama penyakit ginjal yang terbesar adalah diabetes dan hipertensi. Ditemukan 7 dari 10 kasus baru penyakit ginjal di Amerika Serikat akibat diabetes dan hipertensi(2). Pada penderita penyakit ginjal di Indonesia ditemukan bahwa penyebab terbesar adalah Diabetes Melitus sebesar 23% dan Hipertensi sebesar 46%(3). Penyebab gangguan ginjal bersifat multifaktorial, bukan disebabkan oleh satu faktor atau satu kebiasaan tertentu, melainkan beberapa faktor yang saling berkaitan satu sama lain. Mulai dari genetika sampai dengan  gaya hidup sehari-hari. Beberapa hal dibawah ini dapat mempengaruhi kesehatan ginjal, antara lain :(4)
  1. Pola hidup
Pola hidup yang kurang tepat dapat mempengaruhi kesehatan tubuh termasuk ginjal, seperti mengkonsumsi makanan dengan gizi tidak seimbang, kurang mengkonsumsi cairan dan kurang mengatur asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh, termasuk makanan dan minuman yang mengandung gula. Seimbangkanlah asupan makanan seperti karbohidrat, lemak, protein, serat yang didapat dari sayuran dan buah-buahan serta konsumsi suplemen yang tepat.(5), (6), (7)
  1. Kurang berolahraga
Posisi statis tubuh dalam waktu yang lama disinyalir dapat mempengaruhi terbentuknya batu ginjal, sehingga sangat dianjurkan untuk merubah posisi Anda terutama saat bekerja. Lakukan variasi gerakan pada tubuh Anda dan luangkan waktu sejenak untuk berolahraga.(5), (6), (7)
  1. Kurang asupan cairan
Cara terbaik untuk mencegah terjadinya batu ginjal adalah dengan mengkonsumsi cairan yang cukup. Minimal 2-3 liter atau 8 gelas sehari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Bila Anda bekerja di lingkungan dengan suhu tinggi maka sebaiknya Anda juga meningkatkan asupan cairan yang masuk ke tubuh Anda.(5), (6), (7)
  1. Penyakit yang menyertai
Menurut Kidney Health Australia dengan adanya penyakit seperti obesitas, sindrom metabolik, riwayat penyakit ginjal, tekanan darah tinggi dan Diabetes Melitus. Diabetes Melitus disebabkan karena tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin secara efektif untuk membantu pengambilan glukosa ke dalam sel yang digunakan sebagai energi.(8) Diabetes Melitus dapat meningkatkan resiko seseorang terhadap kemungkinan gangguan fungsi ginjal atau gagal ginjal kronis. Oleh karena itu, jika Anda memiliki penyakit tersebut atau kemungkinan mengidap penyakit tersebut, sebaiknya mulailah untuk menurunkan berat badan, menjaga dan rutin memeriksakan tekanan darah, memperbaiki pola makan, mengatur asupan cairan, gula dan garam serta berolahraga secara teratur.(9) Sekarang mari kita bahas sedikit tentang minuman bersoda. Minuman bersoda atau carbonated soft drink merupakan perpaduan antara purified water atau air yang dimurnikan dengan perasa dan pemanis. Pemurnian air ini bertujuan untuk menetralkan pH, menghilangkan bau, rasa, membunuh mikroorganisme dan menyaring zat-zat terlarut lainnya. Pemanis yang digunakan berasal dari pemanis alami maupun sintetik. Penambahan asam juga dilakukan contohnya asam sitrat atau asam fosfat dengan tujuan menghambat pertumbuhan mikroorganisme, memberi rasa asam, memodifikasi manis dan mengawetkan. Ditambahkan juga pewarna dan aroma pada proses pembuatannya untuk menambah cita rasa. Kemudian dilakukan proses pencampuran dengan gas karbondioksida (CO2), gas tidak berbau dan tidak berwarna inilah yang memberikan efek “ krenyes” dan memberikan sensasi mengigit saat diminum.(10),(11) Berkembang mitos dikalangan masyarakat bahwa minuman ringan bersoda, bisa menyebabkan gangguan ginjal. Apakah ada kaitan antara sering mengkonsumsi minuman bersoda dengan kesehatan ginjal? Hingga saat ini penelitian belum membuktikan adanya hubungan antara minuman ringan bersoda dengan peningkatan resiko penyakit ginjal. Hasil penelitian oleh Bomback, 2009 di Amerika Serikat dengan jumlah partisipan 6814 orang menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi minuman berpemanis, termasuk didalamnya minuman ringan bersoda dengan perburukan fungsi ginjal.(12) Hasil kajian dari US National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Desease mengidentifikasikan bahwa resiko penyakit ginjal kronis disebabkan oleh berbagai faktor, yakni diabetes, tekanan darah tinggi, dan sejarah medis keluarga yang mengidap gagal ginjal. Terkait penyebab batu ginjal hingga saat ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Mengutip pernyataan dari Dr.dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, seorang pakar penyakit dalam bahwa kerusakan ginjal diakibatkan oleh berbagai faktor, faktor sederhana seperti kurang minum, sering menahan buang air kecil, hingga konsumsi obat pun bisa menjadi pemicu kerusakan ginjal. Kerusakan ginjal merupakan kondisi kompleks yang tidak dapat disebabkan oleh faktor tunggal. Kami merasa publik perlu informasi yang lebih komprehensif mengenai hal ini.(13) Oleh karena itu tips untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan menjaga asupan gizi seimbang, memenuhi asupan cairan dengan sesuai dengan kebutuhan, selain itu melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk menjaga keseimbangan kalori yang masuk.(14)     DAFTAR PUSTAKA
  1. National Chronic Kidney Disease Fact Sheet, 2014. National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion Division of Diabetes Translation. Centers for Disease Control and Prevention. http://www.cdc.gov/diabetes/pubs/pdf/kidney_factsheet.pdf (Accesed on March 3rd, 2015)
  2. http://www.beverageinstituteindonesia.org/article/hydration-for-aging-adults-special-considerations/
  3. NHIS Choices .2015. Chronic Kidney Disease. http://www.nhs.uk/conditions/kidney-disease-chronic/Pages/Introduction.aspx (Accesed on March 3rd, 2015)
  4. 4th Report of Indonesian Renal Registry. 2011. http://www.pernefri-inasn.org/Laporan/4th%20Annual%20Report%20Of%20IRR%202011.pdf (Accesed on March 3rd, 2015)
  5. Doheni, Kathleen. Diet Sodas May Be Hard in the Kidney. WebMD. https://www.kidney.org/news/kidneyCare/spring10/DietSoda. (Accesed February 24th, 2015)
  6. Doheni, Kathleen. Diet Sodas May Be Hard in the Kidney. WebMD. https://www.kidney.org/news/kidneyCare/spring10/DietSoda. (Accesed February 24th, 2015)
  7. M., Ferraro. Et al. Soda and Other Beverages and the Risk of Kidney Stone. Clin J Am SocNephrol. 2013 Aug;8(8):1389-95. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23676355. (Accesed February 25th, 2015)
  8. Dallas, Mary Elizabeth. Sugary Sidas, Fruit Punches and kidney Stone Risk. Kidney Stone Health Center. WebMD. 2013. http://www.webmd.com/kidney-stones/news/20130515/sugary-sodas-fruit-punches-may-raise-kidney-stone-risk-study. (Accesed on February 24th, 2015)
  9. Australia Beverages Council. Carbonated Soft Drink. 2014. http://australianbeverages.org/products/products-carbonated-regular-and-diet-soft-drinks. (Accesed on February 24th, 2015)
  10. International Diabetes Federation. 2013. IDF DIABETES ATLAS Sixth Edition. www.idf.org/diabetesatlas
  11. British Soft Drink Asociation. Carbonated Drink. 2014. http://www.britishsoftdrinks.com/Carbonated-Fizzy-Drinks. (Accesed on February 25th, 2015)
  12. Bomback, A.S et al. 2009. Sugar-sweetened beverage consumption and the progression of chronic kidney disease in the Multi-Ethnic Study of Atherosclerosis (MESA). Am J Clin Nutr doi: 10.3945/ajcn.2009.28111.
  13. ASRIM. 2015. Klaim Soda Sebabkan Kerusakan Ginjal Salah Kaprah. Siaran Pers: Jakarta
  14. The Beverage Intitute for Health & Wellness - Indonesia. Memahami Gula dan Kesehatan.http://www.beverageinstituteindonesia.org/article/understanding-sugars-health/ (Accesed on March 3rd, 2015). The Coca Cola Company.