Apa yang dimaksud minuman dengan gula tambahan? Sebelumnya perlu diketahui dulu bahwa gula umum digunakan untuk memperkaya rasa serta tekstur sehingga bahan pangan menjadi lebih nikmat untuk dikonsumsi. Gula sendiri terdiri dari 2 jenis; gula yang secara alami sudah terkandung di dalam bahan makanan misalnya fruktosa pada buah dan laktosa pada susu, dan gula yang ditambahkan pada proses pengolahan pangan. Nah, gula yang secara sengaja ditambahkan ke dalam produk makanan dan minuman inilah yang  dikatakan sebagai gula tambahan. Minuman yang saat proses pengolahannya ditambahkan dengan gula disebut sebagai minuman dengan gula tambahan. Jenis gula yang ditambahkan dalam minuman juga beragam. Contoh-contoh gula yang biasa ditambahkan dalam minuman adalah gula, sirup jagung tinggi fruktosa atau high-fructose corn syrup (HFCS), gula aren, pemanis jagung, sirup jagung, dextrosa, konsentrat sari buah, glukosa, madu, sukrosa, sirup tebu atau gula tebu, dan sebagainya. Minuman apa saja yang terdapat gula tambahan? Kebanyakan minuman ringan baik yang berkarbonasi misalnya soda, maupun tidak berkarbonasi, misalnya jus buah, minuman berenergi, minuman olahraga, kesemuanya mengandung gula tambahan dengan kadar yang bervariasi. Gula tambahan akan menyumbang terhadap total kalori dalam produk-produk pangan. Total kalori merupakan penjumlahan dari gula, karbohidrat, lemak dan protein. Penting untuk memahami bahwa asupan total kalorilah yang harus kita perhatikan dalam mengonsumsi makanan dan minuman, dan bukan hanya memberi perhatian pada kandungan gula saja. Berikut ini adalah tabel mengenai total kalori yang terkandung dalam beberapa minuman populer: