Pemerintah Indonesia pada tanggal 25 September lalu, memperbaharui tekad untuk melawan beredarnya penyakit yang ditularkan dari binatang atau dikenal sebagai penyakit-penyakit zoonosis, dengan mendorong pemerintah daerah, sektor swasta dan kelompok masyarakat untuk menjalin kerjasama yang lebih baik dalam menekan dampak yang disebabkan oleh penyebaran penyakit ini.

  [caption id="" align="aligncenter" width="400"] Rakornas KNPZ 25 September 2012[/caption]

Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis (KNPZ) meminta semua pembuat kebijakan pada semua tingkat untuk melaksanakan Peraturan Presiden (Perpres) No. 30/2011 mengenai Pengendalian Penyakit Zoonosis yang meminta semua pihak untuk memainkan peran mereka untuk melawan penyakit-penyakit zoonosis.

Menteri Koordinator untuk Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan bahwa inisiatif bersama sangat penting karena wabah dan kejadian luar biasa (KLB) penyakit zoonosis tidak hanya mengancam kehidupan manusia tetapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. KNPZ, yang terdiri dari 16 kementerian dan lembaga-lembaga negara, akan bertugas mengkoordinir upaya penanggulan ancaman zoonosis sampai tahun 2017. Komite ini didirikan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 30/2011. Sekretaris and Ketua Harian KNPZ Emil Agustiono mengatakan bahwa sekarang saatnya untuk menggunakan paradigma baru dalam memerangi penyakit zoonosis. “Sekarang ini, kampanye untuk memerangi flu burung, rabies, anthrax and penyakit zoonosis lainnya harus melibatkan ‘the whole of society’ (segenap komponen masyarakat). Kampanye tersebut juga harus memakai paradigma ‘One Health’ yang mengarahkan semua aspek dalam kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, kesehatan lingkungan dan bahkan keamanan dan ketahanan pangan. Kampanye pengendalian zoonosis ini harus dilakukan di berbagai sektor dan oleh berbagai pemain,” kata Emil yang juga menjabat sebagai deputi Menko Kesra bidang Kesehatan, Lingkungan dan Kependudukan. Sesuai dengan Perpres, KNPZ akan bertugas sampai tahun 2017. Bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), KNPZ telah menyusun Rencana Strategis Nasional (Renstranas) Pengendalian Zoonosis 2012-2017 sebagai panduan untuk melaksanakan langkah-langkah pengendalian zoonosis secara menyeluruh