buy generic cialis onlinet/uploads/2012/10/perdoki-400x300.jpg" alt="" width="280" height="210" />Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perhimpunan Kedokteran Okupasi kali ini dilaksanakan pda hari Sabtu-Minggu, 13 – 14 Oktober 2012 bertempat di Krakatau Ballroom, Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat. “Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi dan temu sapa para Dokter Okupasi sekaligus diharapkan para Dokter Okupasi mendapatkan perkembangan beberapa hal yang penting dalam dunia Dokter Okupasi,” tegas dr. Rr. Desire M. N., MKK, Sp. OK selaku Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Ketua Perdoki Cabang Jawa Barat saat membuka acara PIT Perdoki kali ini. Pada Kata Pembukaannya, dr. Muctaruddin Mansyur, PhD, MS, Sp.OK selaku Ketua Perdoki Pusat menyatakan bahwa ada 3 masalah yang penting dalam perkembangan kesehatan pekerja, yakni inequity dimana jaminan kesehatan pekerja masih belum merata. Tidak semua pekerja mendapatkan jaminan kesehatan yang cukup. Permasalahan berikutnya adalah ineficiency dimana pelayanan kesehatan pekerja belum terlaksana secara efisien. Tak kalah penting adalah bagaimana posisi profesi dokter okupasi dalam menjawab tantangan yang berat saat ini dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi para pekerja. Hadir pula pada acara ini Wakil Ketua II IDI Regional Jawa Barat dr. Arif Setiawan, MARS. Menurut beliau, “Dokter Okupasi mendapat tantangan yang lebih besar ketika berbicara tentang planning, fit and proper test dan sebagainya. Kiranya melalui pertemuan ini para dokter mendapatkan hal baru yang dapat dipelajari.” Pada pertemuan ini dibahas beberapa topik penting yang berkaitan dengan kesehatan pekerja, antara lain: Kebijakan Terbaru dalam Pelayanan Kesehatan Okupasi, Manajemen Pekerja dengan Gagal Jantung Kronis, Penanganan Gangguan Neurologis dan Psikiatri pada Pekerja, Manajemen Keamanan Kerja, Penanganan Pekerja dengan Luka Bakar, dan beberapa topik menarik lainnya. Acara ini dapat dikatakan sukes dengan dihadiri oleh kurang lebih 300 orang dokter, sesuai dengan target yang ingin dicapai oleh Panitia Penyelenggara.   Proficiat untuk Panitia Penyelenggara dan seluruh Dokter Okupasi Indonesia.