Departemen Bedah FKUI mengadakan acara The 1st JAKARTA ANNUAL SURGICAL SYMPOSIA (JASS) dengan tema “Current Update on Surgical Emergencies and Daily Cases”. Acara ini merupakan acara tahunan yang pertama kali diadakan oleh departemen Bedah FKUI.  JASS berlangsung pada tanggal 20-22 September 2012. Pada kesempatan ini dr. Riana P Tamba, SpB, SpBA bertindak selaku Chairman of organizing committee dan posisi vice-chairman diisi oleh dr. Iskandar R Budianto, Sp.B, Sp.BA serta dr. Wifanto Saditya Jeo, SpB-KBD. Kegiatan symposia ini dimulai sejak hari Kamis 20 September 2012 sebagai hari pertama dari seluruh rangkaian acara JASS. Hari pertama ini diawali dengan workshop menggunakan cadaver yang diadakan di RSCM. Topik-topik yang dikerjakan pada workshop JASS adalah vascular access; rozerplasty, basic suturing skill; cast, splint, and skin traction; wound dressing and care.

Pada hari Jumat  21 September 2012 rangkaian symposia JASS dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta. Acara Symposia ini dihadiri lebih dari 400 peserta symposia yang terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis yang memiliki keminatan terhadap perkembangan ilmu bedah saat ini. Banyak dokter peserta JASS berasal dari luar Jakarta, yang rata-rata adalah dokter-dokter PTT. Sambutan acara diberikan oleh Chairman of JASS 2012 dr. Riana P Tamba, SpB, SpBA, Kepala Departemen Bedah FKUI-RSCM Dr. dr. Fathema D Rachmat, SpB, SpBTKV(K), Chairman of Indonesian Surgeon Association Prof. Dr. Med. dr. Paul Tahalele, SpB, SpBTKV(K), dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr.dr. Ratna Sitompul, SpM(K).

Topik symposia diawali dengan screening pada kasus trauma dan kegawatdaruratan bedah. Kemudian peserta mendapatkan rehat kopi. Pada symposia JASS hari pertama secara khusus menghadirkan kuliah tamu oleh Prof. Massimo Signori, MD, PhD, Chief of Plastic Surgery, Instituto Dermatologico, Europe of Milano, Italia. Beliau membawakan symposia “present possibilities in scar management with new emerging technologies”. Kemudian symposia dilanjutkan dengan makan siang. Setelah makan siang, symposia dilanjutkan dengan topik-topik : abdominal trauma, Hemmoroid, acute abdomen, facial wounds, fingertip injury, animal bites. Topik symposia pada sore hari adalah laringotracheal trauma, traumatic pleural, infection plural, poli trauma, unplanned biopsy. Pada hari Sabtu 22 September 2012 pagi diawali dengan topic symposia disaster and mass casualty, pediatric surgery, colic renal pain, benign prostate hyperplasia, bladder and kidney trauma. Setelah istirahat, symposia dilanjutkan dengan topik acute limb ischemia, diabetic foot, deep vein thrombosis dan makan siang. Setelah makan siang, panitia JASS 2012 memberikan sesi khusus untuk memperkenalkan program pendidikan residensi di departemen Bedah FKUI. Program yang diperkenalkan adalah program studi bedah umum, bedah toraks dan kardiovaskular, bedah plastik, bedah ortopedi, bedah urologi. Kemudian kegiatan sore harinya symposia dilanjutkan kembali dengan topik anal atresia, hirschprung disease, hernia in pediatric, skin and soft tissue cancer, breast cancer, dan thyroid enlargement. Pada akhir acara, upacara penutupan JASS dipimpin oleh dr. Riana P Tamba, SpB, SpBA selaku Chairman organizing committee. Pada closing ceremony ini juga dilakukan pengundian door prize untuk para peserta JASS. Jakarta Annual Surgical Symposia merupakan kegiatan yang sangat bagus, terutama untuk para dokter umum dan dokter spesialis bedah yang dapat menjadi alternatif utama untuk meningkatkan serta mengupdate ilmu bedah saat ini. Antusiasme peserta juga sangat baik, terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 400 dan keterlibatan peserta di setiap sesi diskusi di semua topik symposia yang dibawakan oleh para pembicara. Diharapkan JASS dapat menjadi suatu wadah untuk kegiatan belajar berkesinambungan dan menjadi barometer update di bidang ilmu bedah untuk regional Indonesia. Profisiat untuk Departemen Bedah FKUI-RSCM yang telah sukses melaksanakan 1st Jakarta Annual Surgical Symposia.