buy generic viagrant/uploads/2012/10/acara-puncak2-400x300.jpg" alt="" width="240" height="180" />Rangkaian kegiatan peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) ditutup dengan acara puncak pada hari Minggu, 21 Oktober 2012 bertempat di Halaman Monumen Nasional, Jakarta. Acara puncak yang mngambil tema: “Indonesia Bergerak Waspadai Patah Tulang Akibat Osteoporosis.” “Pencegahan Osteoporosis dapat dimulai dari perilaku CERDIK, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Dengan berperilaku CERDIK, semakin besar kesempatan untuk hidup dengan tulang sehat,” demikian disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Ali Gufron Mukti, M.Sc, ph.D pada Kata Sambutannya membuka acara ini. Acara ini dihadiri juga oleh Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE; Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, dr. Ekowati Rahajeng, SKM, M.Kes; Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr. Bambang Setyohadi, Sp.PD-KR; Ketua Umum Perkumpulan Warga Tulang Sehat indonesia (PERWATUSI) Anita Hutagalung; Perwakilan International Osteoporosis Foundation (IOF) Judy Stenmark dan Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Yon Handoyo. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, dr. Ekowati Rahajeng, SKM, M.Kes mengatakan, “peringatan hari Osteoporosis Nasional diadakan supaya masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan lebih dalam tentang Osteoporosis sebagai Penyakit Tidak Menular dan pencegahannya. Hari Osteoporosis Nasional kali ini dikemas dengan konsep yang lebih dinamis dengan sasaran kelompok yang lebih muda. Seperti Senam Osteoporosis dikemas lebih ceria dan energik.” Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr. Bambang Setyohadi, Sp.PD-KR pada kesempatan ini memberikan pesan untuk masyarakat Indonesia, “Ada 3 hal penting untuk mencegah osteoporosis: Pertama, makan menu seimbang dengan memperhatikan kandungan kalsium di dalamnya. Kedua, hidup sehat dengan selalu bergerak dan terakhir, hiduplah menghindari faktor yang memperburuk osteoporosis misalnya minuman beralkohol.” Dalam kegiatan ini hadir pula para osteofighters yang telah berjalan di empat kota yakni Surabaya, Solo, Semarang dan Bandung dalam rangka kampanye “Indonesia Bergerak: Demi Esok yang Lebih Baik.” Para osteofighters adalah publik figur yang peduli pada kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis. Mereka berjalan di empat kota untuk mengajak masyarakat Indonesia melakukan pencegahan osteoporosis. Para osteofighters ini telah berhasil mengajak lebih dari 4000 orang untuk peduli pada kesehatan tulang. Acara ini cukup berhasil dengan hadirnya kurang lebih 15.000 peserta yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya dan membuat Lapangan Monumen Nasional penuh semangat untuk bergerak bersama memerangi osteoporosis.