Artikel Promosi : Vitamin C untuk Kesehatan Kulit

     

Wanita seakan tak pernah lepas dengan perawatan tubuh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Berbagai produk kecantikan dan perawatan kulit pun semakin diminati. Salah satunya yang kini tengah diminati adalah infus vitamin C. Memang semua vitamin berguna untuk tubuh. Namun, khasiat vitamin C nyatanya memiliki keunggulan tersendiri. Selain sebagai penangkal dari beragam penyakit, vitamin C juga berguna untuk kesehatan kulit wajah. Beberapa survei konsumen banyak menyatakan bahwa dibanding jenis vitamin lain, vitamin C merupakan vitamin yang paling banyak dikonsumsi orang. Kepopuleran vitamin C ini didorong oleh segudang manfaat yang bisa didapat dari konsumsi vitamin C, yang memang lebih umum untuk keadaan sehari-hari. Vitamin C merupakan antioksidan utama dari semua jenis vitamin yang berfungsi melawan radikal bebas dan berperan besar dalam meningkatkan sistem imun dalam pertahanan tubuh terhadap penyakit, disamping banyak lagi pengaturan fungsi tubuh dan penyerapan zat-zat gizi tertentu.

Pada kulit, vitamin C dengan daya antioksidannya berperan dalam proses peremajaan kulit serta pencegahan penuaan dini akibat serangan radikal bebas dan paparan sinar matahari yang dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada kulit. Secara alami, vitamin C bisa diperoleh dari buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, anggur, apel, pisang, pepaya, dan sebagainya; sedangkan dari jenis sayuran seperti tomat, brokoli, bayam, paprika, dan sebagainya. Kenyataan yang didapat dari banyak riset bahwa asupan secara alami sehari-hari seringkali tidak mencukupi kebutuhan optimal karena diet yang tidak sesuai membuat banyak ahli menganjurkan tambahan konsumsi vitamin dalam bentuk suplemen.

Vitamin C bekerja dalam meningkatkan kekebalan tubuh serta mempercepat proses penyembuhan, sekaligus juga terhadap jaringan kulit sehingga kulit bisa tampil lebih muda. Penemuan terbaru produk-produk vitamin C dalam bentuk ester dinilai oleh sebagian ahli lebih efektif terhadap tujuan ini, meski cara kerja umumnya tetap sama yaitu dengan menghambat kerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen.

Pada dasarnya vitamin C dapat dimasukkan ke dalam tubuh melalui empat cara. Pertama, dengan cara dioleskan seperti produk-produk kecantikan yang kini banyak tersedia di pasaran. Kedua, dengan diminum sebagai suplemen tubuh. Ketiga, dengan cara disuntikkan. Dan terakhir dengan cara diinfus melalui pembuluh darah. Nah, dua metode terakhir inilah yang sekarang sedang marak dilakukan. Pilihan penggunaan vitamin C lewat jarum suntik yang sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1940an ini bertujuan terbatas bagi penyembuhan pasca tindakan bedah, berprinsip sama seperti terapi lainnya dimana dibandingkan dengan konsumsi cara oral, cara injeksi akan lebih efektif dalam distribusinya karena zat-zat tersebut langsung masuk ke dalam peredaran darah sekaligus mengurangi kemungkinan kadar vitamin terutama asam askorbat yang mudah larut dalam air ini hilang selama proses metabolisme dalam cara oral. Kemudian juga pertimbangan atas sifat suplemen vitamin C oral yang bisa mengakibatkan iritasi lambung.

Mona Sjukri selaku pemilik TreDonne Skincare Clinic mengatakan, perawatan kulit dengan menggunakan Vitamin C infusion atau lebih populer dengan sebutan infus vitamin C merupakan cara memasukkan vitamin C ke dalam tubuh yang relatif aman dan tanpa efek samping, namun dengan catatan kondisi kulit saat diinfus vitamin C dalam keadaan normal dan tidak teriritasi ataupun memiliki masalah kulit lainnya. Dibandingkan dengan terapi sejenis, terapi ini mempunyai manfaat yang maksimal. Dengan menggunakan infus, kulit dapat lebih cerah secara merata ke seluruh tubuh.

Secara keseluruhan manfaatnya dapat langsung dirasakan tubuh, di antaranya tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah lelah. Dalam jangka panjang, perawatan dengan vitamin C ini juga akan melindungi penggunanya dari bahaya radikal bebas, menjadikan kulit lebih lembab, kencang, garis halus dan kerutan berkurang, serta kulit lebih cerah dan awet muda. Treatment ini sangat dianjurkan mengingat iklim di Indonesia yang cukup panas dan polusi yang begitu tinggi, sehingga rentan terjadi kerusakan kulit dan penuaan dini.

Dr. Ratna Suwela, salah satu dokter di TreDonne Skincare Clinic menambahkan bahwa terapi vitamin C ini pada dasarnya dapat menghambat pembentukan melanin terlalu banyak pada kulit serta bisa merangsang pembentukan kolagen. Namun satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu dosis yang digunakan cukup tinggi, yaitu 1000-4000 mg. Karena dosisnya yang tinggi maka dianjurkan untuk dilakukan pemeriksaan ginjal terlebih dahulu. Jika ada endapan di dalam ginjal, dikhawatirkan akan memicu munculnya batu ginjal yang dapat berakibat buruk. Selama perawatan juga diharuskan minum banyak air putih. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dapat dilakukan perawatan seminggu sekali. Setelah 6-8 kali perawatan sebaiknya berhenti dahulu untuk sementara agar ginjal tidak bekerja terlalu berat.

Suntik vitamin C terbilang aman untuk siapapun asal dilakukan sesuai kebutuhan. Dokter akan memberi suntikan vitamin C kepada pasien berdasarkan indikasi, seperti baru pulih dari sakit, punya masalah kulit seperti eksim, atau berjerawat. Jadi, orang yang ingin disuntik vitamin harus berkonsultasi dengan dokter, bukan sembarang minta disuntik agar kelihatan cantik dan awet muda.
Sejauh ini tidak ada dampak negatif dari suntik vitamin C, meskipun diberikan pada orang yang memiliki riwayat sakit maag, Biasanya vitamin C dosis tinggi bila diberikan secara oral bisa menimbulkan nyeri perut, tetapi dengan suntik cukup aman karena langsung disuntikkan ke pembuluh darah. Suntik vitamin C memiliki efek lebih cepat untuk bermacam kondisi pada pasien karena vitamin C masuk langsung ke dalam pembuluh darah, langsung terdistribusi ke organ tubuh sehingga proses regenerasi sel-sel baru lebih cepat. Fungsinya dapat mempercepat penyembuhan eksim, jerawat, flek-flek hitam, kulit keriput, baik untuk pasien yang baru sembuh dari penyakit, orang yang aktivitasnya tinggi, dan mempunyai gaya hidup tidak sehat, serta baik bagi yang ingin kulitnya cerah dan bersih.

Suntikan Vitamin C + Kolagen

Saat ini penyuntikan vitamin C dengan tambahan kolagen yang sudah disenyawakan dalam beberapa produk tertentu juga terlihat cukup digemari. Tak jarang juga seorang dokter mendapat pertanyaan mengenai perlunya tambahan kolagen dalam bahan injeksi tersebut. Perlu diketahui, salah satu fungsi vitamin C pada kulit juga membantu pembentukan kolagen atau senyawa berisi asam amino yang kerjanya mirip seperti lem dalam melekatkan sel ini. Karena itu, kolagen memang menjadi bagian utama dari jaringan penghubung tak hanya pada kulit tapi juga tulang dan persendian, sehingga berfungsi menjaga kekenyalan dan kelenturan kulit. Lebih lanjut, vitamin C juga berfungsi dalam menjaga kualitas pembentukan serta melindungi kolagen dari risiko kerusakan oleh berbagai pemicu. Karena fungsi inilah, vitamin C sebenarnya akan bekerja meningkatkan perlekatan kolagen sehingga pada penggunanya, keluhan kerutan dan permukaan kulit yang terlihat kasar akan bisa sedikit teratasi. Begitu pula pada kondisi-kondisi tertentu yang dipengaruhi oleh faktor usia, asupan makanan dan banyaknya paparan radikal bebas yang sedikit banyak akan mengurangi kuantitas dan kualitas produksi kolagen terutama pada sel-sel kulit, penambahan kolagen dari luar tubuh dalam jumlah minimal menurut sebagian ahli masih bisa ditoleransi.

Kunci dari perlu tidaknya penggunaan suntikan vitamin C tergantung pada kondisi pasien dan penilaian dari ahlinya sendiri. Ada beberapa faktor yang telah disebutkan di atas seperti usia, kondisi masing-masing individu, dan sebagainya yang harus menjadi bahan pertimbangan sebelum memilih cara suntikan ini. Suntik vitamin C + kolagen sering digunakan untuk lightening treatment (pencerah kulit) yg fungsinya mencerahkan dan mengencangkan kulit. Dicampur dengan beberapa produk lain (whitening agent) seperti plasenta, tation, heel, dan lain-lainnya maka hasilnya akan lebih maksimal. Harap diingat efek samping dari tablet vitamin C yang dikonsumsi secara oral terlalu banyak,bagi penderita gangguan lambung dapat memperparah sakit maag. Lebih aman digunakan dalam bentuk suntikan karena langsung masuk ke pembuluh darah dan jangan lupa untuk banyak mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas dalam sehari untuk mencegah batu ginjal.

Komposisi yang terkandung dari jenis vitamin C (L-Asorbic Acid) yang dapat diserap oleh tubuh menjadikan treatment ini semakin memiliki nilai tambah. Selain itu, terdapat pula vitamin B 12, beta karoten, retinyl palmitate, dan asam amino yang baik untuk tubuh. Untuk harga memang sedikit agak mahal. Untuk sekali infus vitamin C, tarifnya sekitar 400.000 rupiah, sedangkan suntik vitamin C sekitar 200.000 rupiah. Namun, khasiat yang didapat akan sebanding dengan uang yang dikeluarkan.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website kami di : www.tredonne-skincare.com

 

Related Posts

Lansia rentan penyakit kulit

Penyakit Kulit pada Lansia

Dikerok, Kok Bisa Merah?

Dikerok, Kok Bisa Merah?

Wanita Merokok dan Efek Kesehatannya

Wanita Merokok dan Efek Kesehatannya

10 Kebiasaan yang Harus Diterapkan untuk Mengatasi Jerawat

10 Kebiasaan yang Harus Diterapkan untuk Mengatasi Jerawat

Sesuaikan Makananmu dengan Jenis Kulit

Sesuaikan Makananmu dengan Jenis Kulit

Related Posts

Tips Agar Cacar Tidak Membekas

Tips agar bekas cacar tidak membekas bagaimana ya ...

Cacar Ular

Dok, cacar ular itu bagaimana gejalanya, di kulit ...

Cacar Air

Dok, anak saya ada bentol-bentol sehabis demam? Ap...

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Makanan

Dok, saya sudah mencoba berbagai cara menghilangka...

Tanda Hamil setelah melahirkan bisakah dihilangkan

Saya baru melahirkan dan di perut saya banyak tand...