Ibu Menyusui Puasa? Ini Tipsnya!

Ibu Menyusui Puasa? Ini Tipsnya!

Tidak terasa, bulan yang penuh ibadah bagi umat muslim di dunia, bulan Ramadhan telah tiba. Salah satu ibadah yang wajib dilakukan setiap muslim dan muslimah adalah berpuasa. Seringkali hal berpuasa menimbulkan pertanyaan tersendiri bagi para ibu yang tengah menyusui. Pertanyaan-pertanyaan tersebut lumrah ditanyakan karena sebagaimana diketahui, kemampuan seorang ibumenyusui puasa berkaitan erat dengan kondisi kesehatannya. Kesehatan ini berkaitan erat dengan pola hidup dan pola makan. Hal tersebut membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam bulan Ramadhan, dimana terdapat perbedaan signifikan dari jadwal makan ibu yang berpuasa. Asupan gizi pada ibu menyusui tetap harus memadai untuk mensuplai ASI yang dibutuhkan oleh sang bayi. Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan, dan bagaimana solusi bagi Ibu yang menyusui saat berpuasa? Mari kita simak bersama!

Pertama-tama, mari kita pahami bersama cara kerja tubuh ibu dalam memproduksi ASI. Pada saat bayi menyusui, syaraf di permukaan payudara memberikan rangsangan sensoris ke kelenjar pada otak (Hipotalamus) untuk memproduksi dua hormon yang memicu produksi ASI. Dua hormon ini adalah prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin memerintah sel-sel dalam payudara untuk memproduksi ASI. Sementara, hormon oksitosin menyebabkan otot-otot payudara berkontraksi dan memompa ASI keluar dari puting. Banyaknya ASI  yang diproduksi dan dikeluarkan dari payudara, sesungguhnya diatur oleh isapan bayi. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa jumlah ASI akan terus bertambah sepanjang bayi tetap menyusui.

Artikel Terkait


Haid pada ibu menyusui

Maria Kaha, dr

Menyusui di Tempat Umum

Gabrielle J. Hartono, dr.

Perawatan Payudara Ibu Menyusui

Konsumsi makanan asam ketika puasa

Dewata Aprilia Marilyn, dr.