Gatal Disekitar Vagina… Ada Apa Ya?

Gatal Disekitar Vagina… Ada Apa Ya?

Sebagai wanita, tentunya Anda akan merasa risih jika daerah pribadi Anda selalu terasa gatal. Selain mengganggu aktivitas, konsentrasi dalam bekerja juga dapat teralihkan karena hal tersebut. Terkadang vagina tampak sehat-sehat saja, namun terasa gatal. Lantas, apakah penyebabnya?

Vagina gatal

Gatal pada daerah vagina merupakan gejala penanda utama bahwa terdapat infeksi daerah kewanitaan, terutama jamur. Umumnya disertai dengan gejala keputihan kental agak kuning seperti krim keju, dan tidak berbau. Vagina pun akan berwarna merah karena reaksi radang yang ditimbulkan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara keadaan psikologis stress dengan infeksi jamur pada daerah kewanitaan ini. Hal ini disebabkan karena kondisi stress dapat menurunkan sistem daya tahan tubuh, sehingga meningkatkan kemungkinan untuk terkena infeksi jamur.

Selain jamur, infeksi bakteri juga dapat menyebabkan vagina menjadi gatal dan panas akibat iritasi. Penyebab yang paling sering adalah Gardnerella vaginalis dan Trichomonas vaginalis. Umumnya juga disertai keputihan yang berwarna putih susu, atau berbusa. Keputihan tersebut dapat juga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Akan tetapi, ternyata vagina yang gatal tidak harus berarti infeksi. Gatal pada daerah tersebut dapat juga disebabkan karena efek iritasi pada bahan kimia yang dapat ditemukan pada deterjen, sabun, cairan pencuci vagina (douche), krim vagina, tissue toilet, produk mandi, produk kebersihan wanita, dan produk kontrasepsi.

Artikel Terkait


Gatal di anus

Dewata Aprilia Marilyn, dr.

Gatal di malam hari

Leonita Hartanti, dr.

Kekurangan hormon tiroid?

dr. Agnes Susanto

Keputihan dan telat haid

Maria Kaha, dr