Kejang demam Pada Anak

  Tanya dokter gratis asuransi kecelakaan. Artikel kesehatan dan penyakit. Cari rumah sakit, wanita ibu hamil dokter kandungan anak klinik kehamilan. Cara diet sehat, fitness, langsing, cantik    

Selamat Sore Dok…Anak saya perempuan (3th) jika dia sakit dan demam sampai 38.5 derajat dia selalu kejang sampai saat ini kurang lebih 6 x sejak dia berusia 1 th – skrg, jd saya selalu sedia obat turun panas dan obat kejang. Yg ingin saya tanyakan apa efek jangka pendek & jangka pjg buat anak yg sering mengalamai kejang seperti anak saya ini ? Apa anak yg sering mengalami kejang saat demam tinggi dpt berubah epilepsi (ayan)? Atas waktunya saya ucapkan terima kasih…Mohon jawabannya Dok

Salam Sehat,

Kejang demam tidaklah berbahaya. Kejang demam adalah kondisi yang umum dan cukup banyak anak-anak yang mengalaminya. Sepertiga dari anak yang pernah kejang, akan berulang. Setengah dari yang telah berulang, dapat mengalami kejang demam untuk ketiga kalinya. Beberapa anak dapat mengalami kejang demam lebih dari 3 kali. Kejang biasa akan hilang setelah usia 5 tahun.

Kejang dapat dicegah dengan memberi obat panas segera ketika sang anak mengalami demam. Efek jangka pendek dari kejang itu sendiri biasa terjadi pada saat anak kejang. Saat kejang, perhatikanlah anak anda agar tidak menggigit lidahnya sendiri, tersedak cairan, cedera karena terjatuh. Segera kunjungi dokter ahli syaraf anak jika kejang terjadi tanpa ada nya demam.

Untuk komplikasi jangka panjang, penelitian telah membuktikan bahwa kejang demam tidak berkaitan dengan kejadian kematian, kerusakan otak, epilepsi, retardasi mental, penurunan IQ, atau kesulitan belajar.

Kemungkinan untuk berkembang menjadi epilepsi pada saat dewasa memang lebih tinggi dari anak yang tidak pernah kejang demam. Namun hal itu terjadi bukan karena kejang demam. Kemungkinan untuk berkembang menjadi epilepsi adalah jika sang anak mempunyai riwayat kejang tanpa demam (atau riwayat kejang tanpa demam pada anggota keluarga lain), memang ada kelainan neurologi, atau kejang demam yang sampai mengalami komplikasi (seperti kelainan neurologi atau kelainan kesadaran setelah kejang). Hanya sekitar 0.02% dari anak kejang demam yang akan berkembang menjadi epilepsi.

Penurunan kecerdasan juga dapat terjadi pada anak dengan kejang demam, namun hal ini hanya terjadi pada anak yang memang sudah dengan penyakit/kelainan neurologi lain, gangguan pada perkembangan, atau kejang tanpa demam.

Dokter Umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) kelas Internasional, angkatan 2005.

Related Posts

Data dan Fakta Obesitas pada Anak

Data dan Fakta Obesitas pada Anak

Aktivitas fisik bagi anak dan remaja untuk cegah obesitas

Aktivitas Fisik bagi Anak dan Remaja, Cegah Obesitas

Fakta Terbaru Obesitas dan Berat Badan Berlebih pada Anak

Fakta Terbaru Obesitas dan Berat Badan Berlebih pada Anak

Imunisasi Anak sesuai jadwal

Mengapa Imunisasi Harus Sesuai Jadwal?

Jadwal Imunisasi Anak Rekomendasi IDAI 2014

Jadwal Imunisasi Anak Rekomendasi IDAI 2014

Related Posts

Efek samping obat epilepsi

dok, saya berumur 15 tahun, saya menderita penyaki...

Kurang elektrolit pada anak

Dok apakah kurang elektrolit pada tubuh anak bisa ...

Malaria atau Demam Biasa?

Siang, Dok. Saya mau nanya nih mengenai penyakit m...

Panas setelah imunisasi

Pagi Dok. Saya memiliki seorang anak saya berusia ...

Pertanyaan seputar kesehatan anak dan komplikasi pasca imunisasi anak

Selamat pagi Dok, saya Bayu ayah dari putri kami T...