Susu Tidak Wajib untuk Ibu Hamil

  Tanya dokter gratis asuransi kecelakaan. Artikel kesehatan dan penyakit. Cari rumah sakit, wanita ibu hamil dokter kandungan anak klinik kehamilan. Cara diet sehat, fitness, langsing, cantik    

Sudah menjadi kebiasaan bagi ibu-ibu yang sedang hamil untuk mengkonsumsi susu sejak mengetahui dirinya hamil. Konon sebagai asupan gizi untuk ibu hamil. Sering hal itu memang dilakukan karena nasihat dari orangtua atau bahkan dari dokter kandungan yang menjadi tempat berkonsultasi para ibu hamil tersebut. Namun apakah susu memang benar-benar penting untuk kesehatan ibu dan bayi yang ada dalam kandungannya? Dan bagaimana dengan kandungan gizi lain yang seringkali menjadi terabaikan dalam komposisi makanan yang dikonsumsi para ibu hamil tersebut?

Ibu hamil memang membutuhkan lebih banyak asupan gizi ketimbang wanita yang tidak hamil, seperti asupan kalori, protein, kalsium, zat besi, seng, vitamin B, serta vitamin lain, dan mineral. Untuk kalori, dibutuhkan sebanyak 300 kkal per hari. Kalori sangat penting untuk pembentukan energi tubuh. Sementara itu, kebutuhan protein sekitar 12 gr per hari berguna untuk pertumbuhan janin, ari-ari, cairan amnion, jaringan rahim, hemoglobin, plasma protein, serta untuk cadangan maternal kala melahirkan dan laktasi. Suplai protein yang dianjurkan, sebagian besar hendaknya berasal dari sumber hewani karena sumber ini menyediakan asam amino dalam kombinasi optimal.

Kalsium diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi janin, serta peningkatan metabolisme kalsium si ibu. Ibu hamil menahan sekitar 30 gr kalsium selama kehamilan. Sebagian besar ada di tulang yang dapat dengan mudah dimobilisasi untuk pertumbuhan janin pada kehamilan lanjut. Banyak ibu hamil yang minum susu karena berharap memperoleh tambahan kalsium demi mendukung pertumbuhan tulang dan gigi si janin. Jika asupannya kurang, dikhawatirkan janin akan mengambil jatah kalsium si ibu. Sehingga ibu hamil cenderung mencoba mengkonsumsi kalsium berlebih padahal seberapapun kadar kalsium yang dimiliki si ibu, janin akan tetap menyerap jumlah yang sama.

Sementara itu, untuk vitamin, yang diperlukan per harinya adalah: 200 mikrogram RE vitamin A; 10 mikrogram vitamin D; 10 mg vitamin E; 65 mg vitamin K; 0,2 mg tiamin; 0,2 mg riboflavin; 0,1 mg niasin; 0,3 mikrogram vitamin B12; dan 150 mg asam folat. Sedangkan mineral yang dibutuhkan per harinya: 20 mg zat besi, 5 mg seng, 400 mg kalsium, 25 mikrogram yodium, 15 mikrogram selenium.

Susu yang berasal dari susu sapi dianggap merupakan sumber nutrien yang mendekati ideal, khususnya untuk memenuhi kebutuhan protein dan kalsium bagi ibu hamil dan menyusui. Selain itu, di dalam susu juga terkandung kalori dari gula susu (laktosa), vitamin dan mineral. Jadi, bisa dikatakan bahwa susu adalah makanan yang hampir sempurna, sehingga sering dijadikan alternatif untuk mencukupi kebutuhan tambahan makanan bagi ibu hamil.

Berikut adalah kandungan nutrisi yang rata-rata terdapat dalam segelas susu untuk ibu hamil:

Namun bukan berarti susu menjadi suatu kewajiban untuk diminum oleh ibu hamil. Ini dikarenakan bila terlalu banyak minum susu justru bisa membuat ibu hamil jadi tak berselera makan makanan lain. Mengapa demikian? Hal ini terjadi karena susu mengandung protein yang tinggi. Protein ini akan lebih lama diserap oleh lambung dibandingkan karbohidrat atau vitamin dan mineral. Oleh sebab itu, hanya dengan minum susu, kadang sudah membuat kenyang. Dan jika susu diminum bersamaan dengan makanan pokok, maka sayuran dan beras yang kita makan bisa mengganggu penyerapan kalsium dari susu. Padahal, salah satu yang penting dari susu adalah kalsium. Pada sayuran dan kulit ari beras ada serat yang namanya asam fitat. Asam fitat inilah yang menghambat penyerapan dari kalsium itu. Selain itu, asam fitat juga menghambat penyerapan seng dan zat besi. Adapun yang dimaksud asam fitat ialah asam anorganik yang ada pada biji-bijian serta gandum. Asam fitat hanya berguna untuk pertumbuhan tanaman itu sendiri, tapi tidak untuk manusia.

Dampak lain bila kebutuhan gizi sudah terpenuhi hanya dari makanan yang dikonsumsi tetapi ibu hamil tetap ingin minum susu adalah ibu bisa mengalami kelebihan berat badan. Padahal, selama kehamilan juga perlu dijaga agar pertambahan berat badan tak melebihi aturan, yaitu antara 12-15 kg. Jika terlalu berlebih, ibu bisa mengalami keracunan kehamilan, preeklampsia (tekanan darah yang melonjak secara mendadak), maupun diabetes. Bahkan, tubuhnya pun bisa mengalami pembengkakan, entah di kaki maupun perut, serta juga mengakibatkan si ibu menjadi lekas lelah dan sulit menjaga keseimbangan badan.

Oleh karena itu, ibu tidak perlu merasa bersalah jika pada saat hamil tidak minum susu. Dan jangan menganggap kalau sudah minum susu berarti sudah sehat dan dijamin tak kekurangan apa pun.  Tak perlu dipaksakan harus minum susu bila ibu hamil benar-benar tidak suka susu. Karena yang penting diperlukan oleh ibu hamil adalah nutrisi yang cukup dan seimbang. Gizi yang baik identik dengan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral yang cukup. Kriterianya sebagai berikut :

~     Karbohidrat

Contoh paling ideal adalah sayuran segar, dikonsumsi mentah, beras merah, gandum utuh, atau oat.

~     Protein

Sumber yang baik: ayam kampung, ikan laut dalam, kacang-kacangan, biji- bijian, tempe, tahu, dan sebagainya.

~     Lemak

Berasal dari makanan alami seperti alpukat, minyak zaitun yang tidak dipanaskan, kemiri, dan lain-lain.

~     Vitamin dan mineral

Sayuran dan buah-buahan yang berwarna merah, kuning, hijau, ungu, putih, dan biru.

Selain itu, sumber nutrisi ekstra yang penting untuk ibu hamil antara lain, berasal dari :

~     Kalsium

Walaupun tidak setinggi kandungan dalam susu, tetapi kalsium juga terdapat dalam tumbuh-tumbuhan. Bahkan lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Seperti kacang-kacangan (almond, hazelnut, kacang polong), brokoli, bayam,   selada air, aprikot, wijen, gentil, dan sebagainya. Ikan teri, salmon, sardin, dan kerang juga kaya kalsium, namun cemaran logam berat di dalamnya perlu   diwaspadai. Susu yang baik yaitu susu UHT atau yogurt (plain).

~     Asam folat

Terdapat pada brokoli, alpukat, bayam, asparagus, kangkung, dan sayuran berdaun hijau lain, serta beberapa jenis kacang seperti kacang merah, kacang bogor, kacang kapri, kacang koro, dan lain-lain.

~     Zat besi

Penuhi dari telur, ayam, salmon, rumput laut, kismis, jamur, bayam, serta aneka jenis kacang-kacangan, dan biji-bijian.

~     Seng

Bisa ditemukan pada makanan yang mengandung zat besi.

Jika hendak meminum susu cukup minum 2 gelas sehari, pagi dan malam. Namun susu tidak diminum bersamaan dengan saat makan makanan pokok, melainkan harus dipisah. Misalnya, makan malam jam 19.00, maka susu diminum sebelum tidur sekitar jam 22.00.

Sumber :

http://nasional.kompas.com/read/2008/08/01/10374025/ibu.hamil.tak.wajib.minum.susu

http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/kandungan.nutrisi.dalam.segelas.susu.ibu.hamil/001/001/579/2

Artikel “Ibu Hamil Tidak Wajib Minum Susu!” dari majalah Nirmala ditulis oleh Dyah Pratitasari edisi bulan Juli 2010

Related Posts

Nutrisi Ibu Hamil

Nutrisi Ibu Hamil

Kehamilan Beresiko Anak Cacat

Kehamilan Beresiko Anak Cacat

Jangan Sembarangan Minum Obat Saat Hamil

Jangan Sembarangan Minum Obat Saat Hamil

Bahayanya Sectio Caesar

Bahayanya Sectio Caesar

Waspada Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil

Waspada Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil

Related Posts

Apakah Suntik Tentanus Berbahaya Untuk Janin dan Kehamilan

Pagi menjelang siang dok. Yang saya ingin tanyakan...

Tanda Hamil setelah melahirkan bisakah dihilangkan

Saya baru melahirkan dan di perut saya banyak tand...

Berbahayakah Stres pada Ibu Hamil

Mau nanya nih dokter kalau stres pada ibu hamil it...

Mungkinkah Melahirkan Normal setelah 2 kali Operasi Caesar?

Dok, saya mau bertanya untuk kelahiran anak ke 3 a...

Belum mendapat menstruasi setelah masa nifas 1 bulan

selamat sore dokter saya mau konsultasi tentang is...