Mengatasi Obesitas…

  Tanya dokter gratis video chat call. Artikel kesehatan dan penyakit. Cari rumah sakit, wanita ibu hamil dokter kandungan anak klinik kehamilan. Cara diet sehat, fitness, langsing, cantik    

obese-and-brain-powerObesitas atau kegendutan tentu merupakan permasalahan yang tidak hanya menyangkut kesehatan tetapi juga kepercayaan diri anda. Tentunya anda ingin sekali dapat menurunkan berat badan dengan segera dan berlangsung lama…tapi bagaimana sih cara yang benar untuk itu ? Apa ada obat yang aman untuk itu ?

Kapan saya dikatakan obese / gendut ?

Ada dua cara yang paling sederhana dalam menentukan yaitu :

  1. Body Mass Index (BMI) yaitu Berat badan (Kg) dibagi dengan tinggi badan dalam kuadrat  (m2). Bila hasilnya 25-30kg/m2 maka  anda overweight, dan bila hasilnya > 30kg/m2 maka anda mengalami obesitas.
  2. Lingkar perut yaitu dengan mengukur lingkar perut setinggi pusar. Dikatakan obesitas bila lingkar pinggang lebih dari sama dengan 90cm untuk laki-laki dan lebih dari sama dengan 80cm untuk anak perempuan.

Kenapa mengatasi obesitas itu penting ?

ObesitasObesitas dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit kronis. Awalnya dimulai dari timbulnya sindroma metabolic yaitu kumpulan gejala berupa obesitas, hiperinsulinemia, hipertensi, intoleransi glukosa, dan dislipidemia pada anda. Kemudian bila terus berlanjut, maka dapat berkembang menjadi penyakit diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung atherosclerosis, hipertensi, dll. Karena itu penting untuk mengatasi obesitas secara dini sehingga dapat dilakukan intervensi dini untuk mencegah terjadinya hal di atas.

Bagaimana mengatasi obesitas ?

Ada dua macam pendekatan dalam mengatasi obesitas. Yang pertama adalah secara non-farmakologi yaitu mengkombinasikan pengaturan diet harian dan olahraga, sedangkan yang kedua adalah secara farmakologi yaitu penggunaan obat-obatan. Cara lain yaitu operasi dianjurkan bila BMI anda > 40kg/m2 atau BMI > 35 kg/m2 dengan kondisi medis yang tidak membolehkan anda obese.

Apa tujuan akhir dari terapi obesitas ?

Mencapai berat badan ideal yaitu BMI antara 18-24.99 Kg/m2 untuk seumur hidup anda.  Akan tetapi karena mengatasi obesitas adalah perjuangan jangka panjang, maka target untuk 6 bulan pertama adalah turunnya berat badan 10% dari BB semula atau 0,5-1 kg/minggu.

Bagaimana sih diet yang benar ?

Diet yang benar bukanlah menurunkan berat badan dengan drastic secara cepat, tetapi mencapai penurunan berat badan yang perlahan tapi stabil. Untuk itu anda harus tahu kebutuhan kalori per hari anda untuk kemudian dikurangi 500-1000kkal, sehingga didapat kebutuhan kalori anda tiap hari.

Kebutuhan kalori harian anda dapat dihitung dengan rumus sederhana berikut :

Laki-laki = 66 + (13,7 x BB) + (5 x TB ) – (6,8 x umur)

Perempuan = 65,5 + (9,6 x BB) + (1,7 x TB) – (4,7 x umur)

Keterangan : BB (berat badan) dalam Kg, TB (tinggi badan) dalam cm, dan Umur dalam tahun.

Contoh : misalnya anda laki-laki berumur 38 tahun dengan BB = 75 kg dan TB 162 cm, maka kebutuhan kalori harian adalah 1645,1 kkal. Dengan demikian, kebutuhan kalori anda saat diet adalah 1645,1-1000 = 645kkal/hari. Pola makan dan menu makanan anda tidak perlu diubah, hanya saja jumlah kalori total makanan anda dalam satu hari tidak boleh melebihi 645 kkal.

Hindarilah makan makanan cepat saji, dan perbanyaklah makanan berserat dan buah-buahan. Diet tanpa olahraga tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Karena itu lebih baik lagi bila dikombinasikan dengan olahraga selama 30-60 menit sehari, minimal 5 kali seminggu. Akan lebih baik bila jenisnya adalah aerobic tetapi bila tidak sempat anda dapat memilih jalan pagi atau lari pagi.

Kapan saya boleh menggunakan terapi obat-obatan untuk obesitas ?

Obat-obatan dapat digunakan bila BMI anda > 30 kg/m2 atau BMI = 27 kg/m2 dengan kondisi medis yang terkait obese. Tetapi perlu diingat bahwa kombinasi perubahan diet, olahraga dan obat-obatan akan memberikan hasil yang maksimal.

Apa saja jenis obat-obatan tersebut ?

  1. Obat yang mengurangi nafsu makan terdiri dari Noradrenergic agent (Benzphetamine, Phendimetrazine, Phentermine, Phentermineresin, Diethylpropion), serotonin agent, dan kombinasi keduanya (Sibutramine). Obat ini bekerja dengan menekan neurotransmitter seperti norepinephrine, serotonin, dopamine dll di susunan saraf pusat yang berperan dalam meningkatkan nafsu makan. Obat ini hanya dapat dikonsumsi selama 12 minggu hingga 6 bulan. Efek samping yang mungkin timbul adalah insomnia, mulut kering, konstipasi, sakit kepala, euphoria, palpitasi dan hipertensi.
  2. Obat yang mengurangi absorbsi makanan di usus yaitu orlistat. Obat ini bekerja dengan mengikat lipase yang merupakan enzim yang berperan dalam mempermudah absorbsi lemak di usus, sehingga akhirnya lemak tidak bisa diserap. Obat ini dapat digunakan dalam jangka panjang dan efek samping yang dapat timbul adalah buang gas disertai kotoran, sulit menahan BAB, steatorrhea, bercak minyak di celana dalam, frekuensi BAB meningkat, dan kekurangan vitamin yang larut dalam lemak (A,D, E, K) tetapi bisa diatasi dengan suplemen dari luar.

Kapan terapi obat-obatan dikatakan gagal ?

Bila segala usaha telah dilakukan mulai dari diet, olahraga dan obat, tetapi berat badan tidak berkurang 2 kg dalam 4 minggu pertama terapi. Maka sebaiknya dilakukan evaluasi ulang apakah penggunaan obat harus dihentikan atau mengkombinasikan dua jenis obat.

Yang perlu diingat dan diperhatikan adalah mengatasi obesitas adalah perjuangan seumur hidup. Terapi dikatakan berhasil bila anda dapat mempertahankan berat badan ideal anda untuk seumur hidup anda. Karena itu perubahan gaya hidup, pola diet dan olahraga teratur merupakan kunci sukses menghadapi obesitas. Obat-obatan hanya membantu pada tahap awal saja, selanjutnya tergantung daya juang anda. Selamat berjuang.

Sumber :

SUSAN Z. YANOVSKI, M.D.AND JACK A. YANOVSKI , M.D., PHD. Drug Therapy in Obestity. Publish at N Engl J Med, Vol. 346, No. 8 · February 21, 2002 · available at www.nejm.org

Avatar of Hygiena Kumala Suci, dr.
Dokter Umum di RSUD Landak, Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat

Related Posts

Data dan Fakta Obesitas pada Anak

Data dan Fakta Obesitas pada Anak

Aktivitas fisik bagi anak dan remaja untuk cegah obesitas

Aktivitas Fisik bagi Anak dan Remaja, Cegah Obesitas

Fakta Terbaru Obesitas dan Berat Badan Berlebih pada Anak

Fakta Terbaru Obesitas dan Berat Badan Berlebih pada Anak

Diet Mencegah Batu Ginjal

Diet Mencegah Batu Ginjal

Laporan Gizi di Awal Tahun 2014 : Kurus vs Obesitas

Laporan Gizi di Awal Tahun 2014 : Kurus vs Obesitas

Related Posts

Obat kutil kelamin

Dok, mau tanya kutil kelamin itu apa ya? Apakah ku...

Diet sehat bagi penderita Asam Urat : Makanan Rendah Purin

slmt pagi, sayuran dan buah apa yg aman utk pender...

Waspada Penggunaan obat Diabetes jika belum makan

Trimakasih dokter Ida Juita atas informasinya, ktk...

Pil diet bikin mandul?

Dok.. apakah benar minum pil diet bikin mandul pad...

Meningkatkan nutrisi dan oksigen tubuh

dok, mau tanya, makanan apa yang bisa meningkatkan...