Makan Banyak Micin, Bahaya Gak Sih??

  Tanya dokter gratis asuransi kecelakaan. Artikel kesehatan dan penyakit. Cari rumah sakit, wanita ibu hamil dokter kandungan anak klinik kehamilan. Cara diet sehat, fitness, langsing, cantik    

“Bang, jangan lupa micinnya ya!” atau “Micinnya yang banyak ya, Bang!”

Mungkin kita sering mendengar atau bahkan mengucapkan sendiri perkataan tersebut saat membeli makanan seperti bakso atau nasi goreng yang dijajakan penjual keliling. Micin memang sangat digemari. Bahkan, ada pula orang yang tidak dapat makan tanpa micin, karena tanpanya makanan menjadi terasa lebih hambar dan kurang nikmat. Apa sih sebenarnya micin itu? Apakah baik mengkonsumsi micin terus menerus?

Micin atau vetsin atau monosodium glutamat adalah garam sodium dari asam glutamat. Monosodium glutamat ini memiliki bentuk seperti kristal garam atau gula. Glutamat sebenarnya adalah asam amino alami yang ditemukan pada hampir semua makanan, terutama makanan dengan protein tinggi seperti produk susu, daging dan ikan, dan di banyak sayuran seperti tomat, kacang kedelai, dan rumput laut. Selain itu, tubuh manusia juga memproduksi glutamat yang berperan penting dalam regulasi normal fungsi tubuh.

 

MSG adalah glutamat kimia yang terbentuk secara alami. Di masa lalu, monosodium glutamat diekstraksi dari makanan tinggi protein alami seperti rumput laut. Saat ini, monosodium glutamat terbuat dari proses fermentasi industri.

Monosodium glutamat yang ditambahkan pada makanan memberikan fungsi penyedap, mirip dengan glutamat yang terdapat secara alami dalam makanan. Glutamat sebenarnya tidak memiliki rasa sendiri, tetapi meningkatkan rasa lain dan memberikan rasa gurih. Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa glutamat berfungsi sebagai menambah rasa kelima yang disebut “umami” atau gurih, disamping adanya rasa manis, asin, pahit, dan asam.

Penggunaan monosodium glutamat sebagai penyedap rasa masih menimbulkan kontroversi. Food and Drug Administration (FDA) telah mengklasifikasikan MSG sebagai bahan makanan yang “secara umum bersifat aman,”. Namun, banyak orang mengaku memiliki reaksi buruk ketika mereka memakan makanan yang dibumbui dengan MSG. Pada akhir 1960-an, orang-orang mulai berbicara tentang “sindroma restoran Cina,” dan menyatakan bahwa makanan yang dipersiapkan dengan MSG di restoran Cina membuat mereka sakit.

Selama empat dekade terakhir banyak penelitian telah dilakukan untuk menguji gagasan bahwa beberapa orang mungkin sensitif terhadap MSG. Namun, saat ini kebanyakan ilmuwan berpendapat bahwa jika terdapat reaksi seperti itu, sangatlah jarang hal itu sebagai akibat dari sensitivitas atau alergi terhadap MSG. Sementara itu, penelitian juga tidak menemukan pola gejala yang teratur yang merupakan reaksi khas terhadap MSG. Penelitian menemukan bahwa orang lebih cenderung memiliki gejala jika mereka mengkonsumsi kristal MSG dibandingkan jika mereka makan dalam jumlah yang sama dimana MSG bercampur dengan makanan.

Pada beberapa orang mengkonsumsi MSG dapat menimbulkan reaksi seperti berikut:

Selain itu, dilaporkan pula bahwa monosodium glutamat sering dikaitkan dengan masalah berat badan. Sebuah studi dilakukan pada lebih dari 750 pria dan wanita Cina yang berusia 40-59 tahun. Studi tersebut dilakukan untuk menentukan apakah terdapat hubungan sebab akibat antara makanan yang kaya MSG dan obesitas. Studi ini menemukan bahwa sepertiga dari mereka yang menggunakan MSG hampir tiga kali lebih berisiko mengalami kelebihan berat badan daripada mereka yang tidak menggunakan MSG.

Lalu, bagaimana mengatasi reaksi yang timbul akibat mengkonsumsi MSG?

Pengobatan terhadap reaksi akibat menggunakan MSG tergantung pada gejalanya. Namun, sebagian besar adalah kasus ringan dan tidak memerlukan pengobatan maupun menimbulkan masalah lebih lanjut.

Akan tetapi, jika terdapat gejala yang mengancam nyawa seperti nyeri dada, jantung berdebar-debar, sesak napas, pembengkakan tenggorokan, hal ini memerlukan perhatian medis segera. Gejala-gejala ini mungkin mirip dengan reaksi alergi berat lainnya dan memerlukan penanganan khusus.

Sumber :

http://www.eufic.org/article/en/food-safety-quality/food-additives/artid/monosodium-glutamate/

http://www.steadyhealth.com/about/monosodium_glutamate_side_effects.html

http://www.healthcentral.com/ency/408/001126trt.html

http://www.mayoclinic.com/health/monosodium-glutamate/AN01251

http://www.webmd.com/diet/features/the-truth-about-seven-common-food-additives?page=3

 

Related Posts

Diet Mencegah Batu Ginjal

Diet Mencegah Batu Ginjal

SLIDESHOW : 9 Makanan yang oke dan tepat bagi Penderita Flu !

SLIDESHOW : 9 Makanan yang oke dan tepat bagi Penderita Flu !

Mari Berpesta Malam Tahun Baru dengan Sehat!

Mari Berpesta Malam Tahun Baru dengan Sehat!

Diet Penderita Diabetes Tak Harus “Menderita”

Diet Penderita Diabetes Tak Harus “Menderita”

Cegah Diabetes Mulai Hari Ini!

Cegah Diabetes Mulai Hari Ini!

Related Posts

Diet sehat bagi penderita Asam Urat : Makanan Rendah Purin

slmt pagi, sayuran dan buah apa yg aman utk pender...

Pil diet bikin mandul?

Dok.. apakah benar minum pil diet bikin mandul pad...

Diet untuk penderita kolesterol dan asam urat

dok, mau minta saran diet untuk penderita kolester...

Kehilangan nafsu makan

Dokter, Saya merencanakan untuk diet 2 minggu yang...

Mengatasi kegemukan

Saya laki-laki berusia 22 tahun. Saat ini saya sed...