Kesehatan Manusia Dipandang Secara Holistik
Kesehatan holistik1 adalah sebuah konsep yang memandang seluruh faktor potensial yang dapat memberikan efek pada kesehatan pasien pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan seseorang. Kesehatan holistik pada praktek sehari-hari membawa seluruh aspek pada seseorang seperti kebutuhan, fisik, kondisi sosial, status mental sebagai suatu kesatuan yang dipandang secara menyeluruh. Selain itu aspek spiritual juga harus dipertimbangkan ketika melakukan analisa kondisi seseorang secara keseluruhan. Aspek spiritual ini tidak mengacu pada sebuat ideology keagamaan, tetapi mengacu pada inti atau keberadaan hakiki seorang manusia.
Kedokteran komplimenter adalah suatu kelompok ilmu untuk melakukan diagnostik dan terapi yang digunakan bersama dengan kedokteran konvensional. Misalnya: kedokteran komplimenter menggunakan aromaterapi untuk mengurangi ketidak-nyamanan pasien setelah pembedahan, atau metode terapi bioresonansi yang dapat digunakan bersamaan dengan terapi sensitisasi pada pasien alergi. Kedokteran komplimenter berbeda dengan kedokteran alternatif. Kedokteran komplimenter digunakan bersamaan dengan kedokteran konvensional, sedangkan kedokteran alternatif dapat menggantikan kedokteran konvensional.
SEJARAH
Penyembuhan secara holistik adalah sebuah ilmu dari jaman purba yang sudah ada sejak 5.000 tahun lalu dan berakar pada ilmu yang berkembang di Cina dan India saat itu. Pendekatan holistik mengedepankan ide cara hidup yang sehat melalui harmonisasi dengan alam. Aristoteles dan Socrates pun memberikan ide dari keahlian mereka yang menganjurkan memandang kesehatan sebagai satu kesatuan, bukan bagian demi bagian.
Kedokteran holistik mulai dikenal sejak tahun 1970-an dan sejak itu menjadi salah satu cara yang dipakai dalam praktek medis sehari-hari.
BERBAGAI MACAM PENDEKATAN TERAPI DALAM HOLISTIC MEDICINE
Pendekatan kesehatan secara holistik memandang tubuh sebagai salah satu bagian yang berinteraksi dengan banyak hal, misalnya: bahan kimia dan logam berat (yang disentuh, dipegang, dihirup, dimakan), lingkungan hidup baik yang bersentuhan dengan kita sehari-hari seperti seluruh elektronik, gelombang elektromagnetik, infeksi dari virus, bakteri, jamur, parasit, elektromagnetik bumi, dan materi lain yang mempengaruhi keseimbangan keseluruhan tubuh kita.
Terapi secara holistik akan melakukan pendekatan terhadap jenis ketidak-seimbangan dalam tubuh yang menyebabkan gangguan sistem tubuh.
Beberapa jenis pendekatan terapi yang sering dihubungkan dengan kesehatan holistik1:
1. Kedokteran Alternatif2
Sering digunakan oleh masyarakat atau beberapa praktisi kesehatan dengan menggunakan teknik medis yang belum diketahui atau diterima oleh mayoritas praktisi di kedokteran konvensional. Tehnik-tehnik ini tidak invasive (menusuk), tidak menggunakan obat-obatan seperti tehnik herbal, akupunktur, homeopati, Reiki, dan masih banyak lagi. Saat ini beberapa jenis terapi alternatif (misalnya akupunktur) dengan cepat masuk ke ‘kedokteran konvensional’ dan mulai diterima sebagai bagian dari kedokteran konvensional.
2. Kedokteran Komplimenter3
Banyak digunakan dalam kedokteran konvensional untuk mengacu pada tehnik-tehnik non invasif dan non farmasi (obat) sebagai pelengkap terapi/metode yang digunakan oleh kedokteran konvensional seperti obat dan pembedahan. Jenis-jenis terapi komplimenter ini misalnya:
a. Metode Bioresonansi4
Terapi Bioresonansi adalah sebuah pendekatan terapi yang menggunakan dasar teori fisika kuantum untuk memulihkan kondisi umum tubuh dengan mengembalikan frekwensi elektromagnetik patologis (tidak normal) dalam tubuh kita ke frekwensi normal tubuh. Sel tubuh berkomunikasi melalui frekwensi elektromagnetik. Seorang peneliti sel Bruce Lipton, PhD melaporkan bahwa sel lebih sensitive 100x pada informasi elektromagnetik daripada informasi secara kimia.
Terapi ini dikembangkan di Jerman dan telah digunakan sebagai terapi komplimenter selama lebih dari 30 tahun. Telah dilakukan berbagai penelitian menggunakan metoda bioresonansi dan terapi ini telah disetujui di berbagai Negara di Eropa dan Kanada, serta digunakan di 50 negara lainnya di seluruh dunia. BICOM® Bioresonance adalah alat yang digunakan untuk melakukan terapi dengan metode bioresonansi.
b. Aromaterapi5
Contoh aromaterapi misalnya minyak essensial Tea Tree sangat popular diantara kita. Hampir semua produk skincare yang ada, mempunyai variant Tea Tree. Apa yang terkandung dalam Tea Tree yang dapat kita manfaatkan? Tea Tree adalah minyak esensial yang mempunyai properti antiseptik, antipruritik, anti virus dan cythophylactic. Kebanyakan Tea Tree dipakai untuk hal-hal yang berhubungan dengan masalah kulit seperti ruam kulit, ketombe , gatal karena digigit serangga dan perawatan kulit saat menjalankan terapi radiasi. Tea Tree juga Immune Stimulant, oleh sebab itu,dapat dibakar pada tungku pemanas minyak esensial saat flu, batuk, sinus dan saat menderita infeksi THT. Secara general Tea Tree aman diberikan pada segala usia dan dipakai langsung pada kulit saat digigit serangga.
c. Hipnosis
d. Meditasi, dll
Web M.D. menggambarkan bahwa saat ini peran holistic dalam kesehatan sangatlah besar, terutama dalam menangani masalah depresi dan kanker karena nutrisi dan gaya hidup memainkan peranan penting dari kesehatan dan kebugaran. Menurut Terri Ades, MS, APRN-BC, AOCN, direktur Cancer Information di American Cancer Society, perspektif holistikharus diikursertakan dalam penanganan pasien, khususnya pasien kanker karena bukan hanya terapi kedokteran konvensional yang dapat mengatasi sel kanker pada pasien, tetapi pendekatan holistik juga dapat membantu pasien secara fisik dan emosi. Penelitian yang terus berkembang di bidang kedokteran holistik juga membuat pendekatan holistik semakin hari, makin mendapatkan tempatnya di dunia kedokteran6.
Referensi:
- What Is Holistic Medicine. http://www.holisticmed.com/whatis.html
- http://your-doctor.com/patient_info/alternative_remedies/overview_alternrx.html#2
- Kedokteran Komplimenter. http://www.breastcancer.org/treatment/comp_med/types/
- Mengapa Bioresonansi? Lia B.Ariefano, dr. Juni, 2011.
- Tea Tree Essensial Oil. Rina Poerwadi APDHA,CIMI,PMC (IMIS). Holistic Aromatherapy Practitioner & Educator. http://www.aromatherapyjakarta.com/
- Holistic Health. http://en.wikipedia.org/wiki/Holistic_health










Komentar di TanyaDok.com