Hidup Dengan Alat Pacu Jantung
Apa itu alat pacu jantung?
Alat pacu jantung atau nama lainnya pacemaker adalah sebuah alat kecil yang ditanamkan di bawah kulit pada daerah dekat jantung. Alat ini dapat membantu jantung seseorang dalam mengontrol denyutnya. Pacemaker ini terdiri dari 2 bagian, yaitu: generator dan lead.
Generator merupakan sebuah komputer kecil dengan baterai sebagai sumber energinya dan dibungkus dalam suatu wadah titanium. Baterai pacemaker ini dapat bertahan hingga 5 – 8 tahun.
Sementara itu, Lead merupakan sebuah kabel yang fleksibel yang terhubung dengan generator dan dimasukkan ke jantung melalui pembuluh darah vena.
Kapan pacemaker digunakan?
Jantung manusia sendiri mempunyai pacemaker alami yang disebut nodus sinoatrial atau SA node. Nodus ini tergabung dalam suatu sistem elektrik yang mengontrol otot jantung sehingga jantung dapat berdenyut dengan irama teratur dan efisien. Gangguan pada sistem ini dapat mengakibatkan gangguan irama jantung yang disebut dengan aritmia. Denyut jantung yang lambat disebut bradiaritmia, sedangkan denyut yang cepat disebut takiaritmia. Bradiaritmia ini merupakan penyebab yang paling sering untuk pemasangan pacemaker.
Gangguan irama jantung dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya usia tua, serangan jantung, ataupun kelainan bawaan. Apapun penyebabnya, pacemaker dapat membantu mengatasi gangguan ini.
Bagaimana cara kerja pacemaker?
Alat ini bekerja melalui 2 cara, yaitu: menganalisa fungsi dari sistem elektrik jantung, dan mengirimkan sinyal elektrik berkekuatan rendah untuk memperbaiki sistem elektrik jantung bila tidak berfungsi dengan normal. Oleh karena itu, pacemaker tidak mengambil alih fungsi elektrik jantung, tetapi hanya memperbaikinya bila terjadi gangguan.
Bagaimana prosedur pemasangan pacemaker?
Pemasangan pacemaker dilakukan dengan melakukan pembedahan kecil yang dapat dilakukan dengan bius lokal maupun bius umum. Lead dimasukkan ke dalam pembuluh vena di bawah tulang selangka dan diteruskan menuju jantung dengan panduan x-ray.
Kemudian lead tersebut dihubungkan dengan generator yang ditanamkan di bawah kulit daerah dada. Resiko dari prosedur pemasangan ini hanya 1-2%.
Apa yang terjadi setelah pemasangan pacemaker?
Setelah pemasangan pacemaker, pasien akan dirawat selama 1-2 hari. Ketika akan pulang, pacemaker akan di-setting agar sesuai dengan kebutuhan pasien. Pasien sebaiknya tidak mengangkat lengan melebihi bahu atau mengangkat barang-barang berat selama 1 bulan pertama. Hal ini dapat mengurangi resiko bergesernya generator dan rasa sakit di daerah pemasangan pacemaker.
Setelah dipasang pacemaker, pasien dapat beraktivitas dengan normal dan lebih baik dari saat sebelum menggunakan pacemaker. Keluhan yang biasa dirasakan adalah rasa nyeri di daerah pemasangan pacemaker. Rasa nyeri ini dapat diatasi dengan menggunakan obat-obatan seperti asam mefenamat atau paracetamol.
Apa yang harus diperhatikan setelah pemasangan pacemaker?
Evaluasi pacemaker sebaiknya rutin dilakukan 3-6 bulan sekali. Evaluasi ini berguna untuk memeriksa fungsi dari pacemaker dan sisa pemakaian baterai. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar fungsi pacemaker tidak terganggu. Misalnya mengenai penggunaan telepon genggam (handphone). Penggunaan handphone relatif aman dan tidak mengganggu pacemaker. Hanya saja, jangan meletakkan handphone berdekatan dengan generator seperti di saku baju. Hal ini dapat menyebabkan misinterpretasi sinyal handphone sebagai sinyal elektrik jantung oleh generator.
Detektor logam seperti yang banyak kita temui di bandara tidak mengganggu fungsi pacemaker, asalkan tidak berada terlalu dekat dalam waktu yang cukup lama. Bila perlu cukup tunjukkan kartu ID pengguna pacemaker untuk menghindari pemeriksaan menggunakan detektor logam yang lama.
Beberapa prosedur medis juga dapat mengganggu fungsi pacemaker. Contohnya adalah MRI (Magnetic Resonance Imaging), terapi radiasi, dan shock wave lithotripsy (pemecahan batu ginjal dengan gelombang getar). Oleh karena itu, sebelum melakukan prosedur-prosedur tersebut sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter spesialis jantung.
Sumber :
- http://circ.ahajournals.org/content/105/18/2136.full
- http://heartdisease.about.com/cs/arrhythmias/a/pacemakers.htm
- http://www.mayoclinic.com/health/pacemaker/MY00276









Komentar di TanyaDok.com