Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Secara umum kehamilan adalah suatu keadaan yang normal akan terjadi. Ketika kehamilan dibarengi dengan ibadah puasa dalam bulan Ramadhan, pastinya akan muncul pertanyaan, apakah ibu hamil boleh berpuasa? Dalam artikel ini TDA akan membahas mengenai hal apa saja yang perlu diperhatikan bila ibu hamil ingin berpuasa dan sedikit pembahasan kaitannya dengan agama Islam.

Zat Gizi Bagi Bumil

Bila ibu hamil ingin berpuasa, tentunya diperlukan pemeriksaan dan evaluasi dokter terlebih dahulu. Jika kondisi ibu hamil dan bayi dalam kandungannya dinyatakan sehat, tentunya ibu bisa berpuasa. Ibu hamil jika ingin berpuasa harus memperhatikan kebutuhan nutrisi yang adekuat agar ibu tetap sehat dan bayi dapat berkembang dengan baik. Terutama kebutuhan kalori, protein, kalsium, zat besi, dan asam folat.

  • Kalori: Jumlah kalori yang dibutuhkan ibu hamil adalah 2.500 kalori perhari. Asupan kalori ini dapat dibagi saat sahur dan berbuka puasa.
  • Protein: Jumlah protein yang diperlukan ibu hamil adalah 85 gram perhari. Sumber protein ini dapat diperoleh dari tumbuh-tumbuhan (kacang-kacangan) maupun hewani (ikan, ayam, keju, telur, susu). Kekurangan protein dapat menyebabkan kelahiran prematur (kurang bulan), anemia, dan edema (bengkak).
  • Kalsium: Kebutuhan kalsium pada ibu hamil 1,5 gram perhari. Kalsium dibutuhkan janin untuk perkembangan otot dan rangka. Sumber kalsium yang mudah diperoleh adalah susu skim, whole milk, yogurt, kalsium karbonat, udang, sarang burung, dan sarden kaleng. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan tulang seperti riketsia pada bayi atau osteomalasia pada ibu.
  • Zat besi: Kebutuhan asupan besi bagi ibu hamil 30 mg per hari terutama setelah trimester kedua. Zat besi yang diberikan dapat berupa ferrous gluconate, ferrous fumarate, atau ferrous sulphate. Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat menyebabkan anemia karena kekurangan besi.
  • Asam folat: Asam folat berguna untuk pematangan sel. Kebutuhan asam folat pada ibu hamil 400 microgram perhari. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia megaloblastik (anemua dengan sel darah merah yang besar) pada ibu hamil.
  • Selain yang disebutkan diatas, ibu hamil juga tetap harus memperhatikan kebutuhan vitamin (A,D,E,K, kobalamin), mineral (Mg, F, Zn, I, Se), air, dan serat yang cukup.
  • Hindari minuman beralkohol.

Artikel Terkait


Download Panduan Gizi bagi Penderita TBC

dr. Agnes Susanto

Diet Mencegah Batu Ginjal

Handriadi Winaga, dr.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan sumber makanan dan pola minum kita, mungkin bila tepat akan membantu anda mencegah batu ginjal.

Laporan Gizi di Awal Tahun 2014 : Kurus vs Obesitas

Gabrielle J. Hartono, dr.

Tes TORCH positif, boleh hamil?

Tommy Supit, dr.