Terapi dan Rehabilitasi Pengguna Narkoba

     

Sobat Dokter Anda pasti sudah sering mendengar bahwa artis-artis yang menggunakan narkoba, seringkali dilakukan terapi dan rehabilitasi? Sebenarnya bagaimana cara rehabilitasi tersebut? Diapain sih? Mari, kita simak bersama ya.

Merehabilitasi dan terapi pengguna narkoba ini memang bukan suatu perkara yang gampang. Hal ini disebabkan narkoba sudah menjadi “bagian” yang erat pada hidup pengguna tersebut. Ia merupakan media bersenang-senang, suatu sumber kehidupan pengguna.

Oleh sebab-sebab di atas, perlu adanya tindakan untuk mengurangi kebutuhan akan zat ini, melalui tindakan di bawah pengawasan dokter dengan proses pencegahan, terapi dan rehabilitasi. Selain itu diperlukan pengurangan dampak buruk seperti penyebaran infeksi HIV/AIDS, hepatitis C, dan hepatitis B, yang salah satunya dengan voluntary counseling and testing alias VCT. VCT ini adalah pemerksaan darah dan layanan kesehatan untuk skrining terhadap HIV/AIDS.

Detoksifikasi

Proses ini dikenal juga dengan istilah detoks, suatu macam terapi untuk melepaskan pasien dari kelebihan dosis dan gejala putus zat. Pada terapi ini, pasien diperiksa keadaan klinisnya, mengatasi kedaruratan bila ada, pemeriksaan darah dan urin untuk toksikologi, merangsang muntah atau kuras lambug bila perlu, serta memberi obat pelawan zat narkoba tersebut.

Terapi pada Intoksikasi Akut

Intoksikasi akut adalah keadaan ketika pasien merasa gejala setelah mengonsumsi narkoba. Masing-masing zat memiliki zat pelawannya masing-masing seperti nalokson bagi golongan opioida. Intoksikasi ganja akan pelan-pelan pulih. Yang lainnya seperti intoksikasi kokain, amfetamin, penanganannya sesuai gejala yang diberikan. Misalnya bila pasien kejang maka diberi antikejang.

Terapi putus zat

Gejala putus zat adalah keadaan yang dihindari oleh pengguna karena rasanya yang sama sekali tidak menyenangkan dan rasa sakit yang luar biasa. Hal ini juga yang membuat pengguna akhirnya kecanduan, karena ketika mereka tidak mengonsumsi narkoba, gejala ini yang mereka rasakan.

Pada terapi putus zat dilakukan sesuai gejala, misalnya bila sakit diberi antisakit atau analgesia, mual muntah diberikan antimual dan antimuntah. Khususnya bagi pengguna opioida, bisa dipertimbangkan terapi pengganti opioida secara bertahap yang masih legal secara hokum seperti metadon. Di Indonesia memperbolehkan terapi metadon.

Terapi pascadetoksifikasi

Setelah detoksifikasi selesai, pasien perlu ditegaskan dan disadarkan bahwa perilaku penggunaan zat ini adalah hal yang merugikan kesehatannya, sosial, dan keluarganya. Pasien perlu mengubah pola hidupnya dengan banyak olahraga, diet sehat, dan sebagainya. Hal inilah yang menjadi target pascadetoksifikasi. Yang termasuk program ini seperti latihan jasmani, akupunktur, terapi relaksasi, terapi tingkah laku, terapi disulfiram untuk alkoholisme, konseling, psikoterapi, program rumatan seperti metadon, dan lainnya.

Pusat rehabilitasi dan pendekatan keagamaan

Ada berbagai macam pusat rehabilitasi dengan pendekatan keagamaan. Misalnya pada Islam, terdapat pondok rehabilitasi yang menggunakan pendekatan berzikir.

Nah, ternyata terapi dan rehabilitasi pengguna narkoba bukan hal yang mudah bukan? Maka diperlukan sekali dukungan yang tak kenal lelah bagi mereka yang terjerat dalam narkoba.

Disarikan dari Joewana S. Gangguan Mental dan Perilaku Akibat Penggunaan Zat Psikoaktif. Edisi 2. EGC: Jakarta. 2005.

Kontributor dan Penulis MedisTanyaDok.com; Dokter Umum di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Seorang pecinta bahasa, sejarah, dan jalan-jalan.

Related Posts

Social Media Addiction : Adiksi, kecanduan Social Media

Social Media Addiction : Adiksi, kecanduan Social Media

Hindari Anak Kita dari Narkoba

Hindari Anak Kita dari Narkoba

Terapi Medikasi untuk Berhenti Merokok

Terapi Medikasi untuk Berhenti Merokok

Adiksi Nikotin

Adiksi Nikotin

Hubungan antara Rokok dan Stress

Hubungan antara Rokok dan Stress

Related Posts

Adakah Obat Buta Warna?

Dok mau nanya, apakah penyakit buta warna memang t...

Rehabilitasi Paska Stroke

Ayah saya kena stroke sudah sekitar 2 tahun lalu. ...

Bagaimana angka kesembuhan terapi autourine ?

Apakah ada yang mempunyai bukti bahwa setelah prak...

Penderita patah tulang paha, kapan boleh berjalan jauh ?

dokter, saya mau konsultasi. apa bener kalo tulang...

Solusi untuk varicocele.

Dok mau tanya, apakah varicocel itu bisa di sembuh...