Wabah Hantavirus di Taman Nasional Yosemite, Amerika Serikat Tanya dokter, gratis konsultasi. Cari rumah sakit dokter klinik. Artikel kesehatan anak ibu hamil wanita cantik penyakit jantung diet sehat langsing fitness

Wabah Hantavirus di Taman Nasional Yosemite, Amerika Serikat

  Tanya dokter gratis video chat call. Artikel kesehatan dan penyakit. Cari rumah sakit, wanita ibu hamil dokter kandungan anak klinik kehamilan. Cara diet sehat, fitness, langsing, cantik    

Pada tanggal 7 September lalu, diberitakan bahwa ada orang ketiga yang tewas akibat infeksi hantavirus di Taman Nasional Yosemite, California, Amerika Serikat. Menurut kabar tersebut juga dua orang pengunjung taman juga tengah sakit, sehingga total kasus menjadi delapan kasus. Kebanyakan penderita yang terinfeksi ini, baru saja mengunjungi area Curry Village yang terletak di dalam taman nasional ini. Hmm, seperti apa sih infeksi hantavirus ini?

Hantavirus adalah sebuah virus yang dibawa oleh sejenis tikus (deer mice). Virus ini terdapat di kotoran, air kemih, dan air liur hewan tersebut. Virus ini akhirnya dapat menyebar melalui hantaran udara dan masuk ke dalam tubuh manusia dari saluran pernapasan.

Gejala infeksi hantavirus pada awalnya mirip dengan gejala influenza, sebuah awal dari hantavirus pulmonary syndrome. Gejala akan muncul antara satu hingga enam minggu setelah paparan virus. Gejala yang dapat ditimbulkan seperti badan letih, demam, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, mual, muntah, pusing, nyeri perut. Hingga pada empat sampau sepuluh hari kemudian timbul sesak napas yang berat.

Pasien yang menderita infeksi ini harus dimasukkan ke rumah sakit, bahkan dirawat di ruang perawatan intensif (ICU). Walau demikian, infeksi ini adalah infeksi yang serius dan cepat memburuk. Gagal napas sangat sering terjadi. Kendatipun kita memberikan terapi secara agresif, lebih dari separuh akan mengalami gagal napas dan meninggal.

Untuk itu para pendaki dan penjelajah alam perlu waspada terhadap paparan virus hantavirus ini, dengan cara:

  • Pastikan area berkemah bebas dari binatang pengerat
  • Hindari mendekati sarang binatang pengerat
  • Minum air yang bersih dan bebas kuman
  • Tidurlah dengan alas tidur
  • Jika di rumah, pastikan rumah bersih dan bebas hewan pengerat

Disarikan dari Pubmed Health dan WebMD

Kontributor dan Penulis MedisTanyaDok.com; Dokter Umum di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Seorang pecinta bahasa, sejarah, dan jalan-jalan.

Related Posts

Asma

Asma

Related Posts

Infeksi CMV, Menularkah?

Dok jika ibu positif CMV, apakah bisa menular ke s...

Cacar, Bolehkah Pakai Bedak dan Mandi?

Dok, Saya kan lagi kena cacar, saya mau tanya kala...

Anak Terkena Penyakit Kaki, Mulut dan Tangan

Dear Dokter, Anak saya umur 4.5 thn terkena penyak...

Cacar air: bolehkah mandi dan dapatkah menular?

Dok, anak saya umur 8 th terkena cacar air. Boleh ...

Pria HIV (+) Dapatkah Menularkannya ke Anaknya?

Jika laki-laki yang HIV (+) menikah dengan seorang...