Gizi untuk Pertumbuhan Remaja

Gizi untuk Pertumbuhan Remaja

Usia remaja adalah usia di mana seseorang mulai peduli akan penampilan dan berat badan. Di masa pubertas ini, remaja seringkali tidak puas dengan tubuhnya dan merasa perlunya badan yang ideal. Dengan tujuan tersebut, sebagian dari mereka mulai mengurangi jumlah makanan yang dimakan agar berpenampilan baik dan tidak sedikit yang akhirnya memiliki gangguan makan, seperti anoreksia, bulimia, dan lain-lain. Meskipun demikian, gizi untuk pertumbuhan remaja dan perkembangan mereka tidak boleh diabaikan. Lalu, apakah gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan pada usia remaja tersebut?

Secara umum, gizi yang dibutuhkan pada usia remaja hampir sama dengan kebutuhan gizi pada usia lain, yaitu gizi seimbang. Gizi seimbang yang dimaksud terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral yang jumlahnya disesuaikan dengan angka kebutuhan gizi menurut usia. Seorang remaja membutuhkan kalori yang tinggi karena kebutuhan kalori untuk aktivitas, pertumbuhan, serta perkembangannya. Oleh karena itu, jumlah kalori harian disesuaikan dengan usia dan aktivitas sehari-harinya. Pada umumnya, remaja membutuhkan 2400-2600 kkal/hari.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan untuk beraktivitas. Karbohidrat dibutuhkan sebanyak 60-75% dari total kebutuhan kalori. Protein dibutuhkan sebagai zat pembangun sebanyak 10-15%, sedangkan lemak dibutuhkan sebanyak 10-20% dari total kebutuhan kalori. Selain itu, vitamin dan mineral yang banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan juga diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

Oleh karena itu, orang tua hendaknya tidak heran jika anak remajanya makan dalam jumlah yang cukup banyak. Namun, apabila berlebihan, sebaiknya berkonsultasilah dengan Dokter Anda agar jumlah kalori yang dikonsumsi tidak berlebihan atau sampai mengakibatkan obesitas.

Sumber:

http://gizi.depkes.go.id/download/AKG2004.pdf

http://organisasi.org/angka-kebutuhan-gizi-energi-protein-berdasarkan-usia-umur-jenis-kelamin

Artikel Terkait


Download Panduan Gizi bagi Penderita TBC

dr. Agnes Susanto

Diet Mencegah Batu Ginjal

Handriadi Winaga, dr.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan sumber makanan dan pola minum kita, mungkin bila tepat akan membantu anda mencegah batu ginjal.

Laporan Gizi di Awal Tahun 2014 : Kurus vs Obesitas

Gabrielle J. Hartono, dr.

Anak 19 Bulan Terlambat Bicara?

Andreas Erick Haurissa, dr.