Penyakit Hansen, Apakah Itu?

Dok, saya adalah teman dari orang yang menderita penyakit, saya kebetulan satu kost dengan teman saya itu, saya kurang tau betul penyakit temen saya, kulitnya mengelupas, ada luka bulat-bulat merah dan ada juga yang berwarna
hitam sekitar diameter 2 cm. Badannya lemas, pada tangan dan kakinya mati rasa, matanya juga sedikit gak jelas untuk melihat. Dia sakit sudah 1 bulan dan tidak mau diajak ke dokter. Yang saya tanyakan:

Apakah betul teman saya menderita hansen? Bagaimana yang harus saya lakukan untuk mencegah bakteri tersebut tertular ke teman2 kostnya? Kita semua sempat ketakutan dan khawatir, yang jelas kami sediakan ruangan khusus 1 kamar untuk dia. Tindakan yang baru saya dan temen2 lakukan hanya membeli sabun antiseptik untuk mencegah penularan.

Kami juga mengurangi kontak langsung kecuali masuk kamarnya untuk mengecek makanan. Dok, tolong bantu saya berikan informasi dan tanggapan dokter. Terimakasih sebelumnya.

Jawaban Dokter :

Terima kasih atas konsultasinya

Mungkin penyakit hansen yang anda sebutkan adalah Morbus Hansen atau biasa dikenal dengan sebutan Lepra. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae dan menyerang kulit, saraf, selaput lendir saluran nafas, dan anggota gerak.
Gejala utamanya adalah kelainan kulit, kelainan bentuk anggota tubuh, rasa baal, tidak berkeringat pada kulit yang terkena, dan rontoknya rambut. Belum terlalu jelas jalur penularan penyakit ini, 2 jalur utama yang diduga sebagai jalur penularannya adalah kulit dan saluran pernafasan. Namun yang diduga kuat adalah saluran pernafasan, sebab pada penelitian, kuman lepra ditemukan di bagian kulit yang agak dalam (dermis), tidak di bagian permukaan kulit (epidermis).
Diduga pula ada faktor genetik, ketidakcukupan gizi dalam manifestasi penyakit ini, karena tidak semua individu yang terinfeksi bermanifestasi lepra.
Kontak langsung dengan permukaan kulit yang utuh tidak menimbulkan penularan.
Saran saya, segera bawa teman Anda ke puskesmas atau dokter spesialis penyakit kulit terdekat untuk mendapatkan pengobatan. Bila sudah menjalani pengobatan, teman Anda harus menjalani pengobatan teratur dan tidak putus obat.
Semoga membantu

Artikel Terkait