Oral Seks, Bisakah Membuat Kehamilan?

Pagi dokter,

Saya wanita berusia 23 tahun dok. Saya ingin bertanya suatu hal, saya tahu bahwa hal ini salah dan saya sangat pusing sekarang dok. Semalam saya melakukan oral sex dengan pasangan saya dan setelah saya mengulum “milik” pacar saya (laki), dia mencium mulut saya dan langsung mencium kelamin saya di bagian klitorisnya.

Waktu saya mengulum “milik” pacar saya, belum ada sperma yang keluar, hanya sebatas cairan bening sebelum ejakulasi itu saja dok,

Apakah hal ini dapat menyebabkan saya hamil dok dari transfer cairan precum itu lewat mulut pacar saya sebelum dia menjilat klitoris saya ?

Waktu kemarin saya melakukannya, saya ada di masa 35 hari setelah saya haid pada bulan lalu (bukannya sudah masa tidak subur yah karena sudah di hari ke 35, tapi haid saya tidak teratur, biasanya 40-48 hari baru haid lagi)

Maaf bila agak vulgar bahasa saya, namun, saya tidak menemukan kata lain yang dapat menjelaskan peristiwa ini dok, saya sangat menyesal dan tidak ingin mengulanginya lagi. Dan apakah sperma dapat mati bila terkena cairan air liur di mulut dimana banyak ada enzim-enzim pengurai makanannya ?

Terima kasih dok, saya sangat menunggu balasannya.

Jawaban Dokter :

Salam sehat,

Kehamilan dapat terjadi apabila sel sperma laki-laki bertemu dengan sel telur wanita, yang umumnya berada di dalam rahim wanita.Kehamilan juga di pengaruhi berbagai faktor, satu dari faktor wanita, dimana kesuburan mempengaruhi kans terjadi kehamilan, masa subur wanita ini yaitu dimana sel telur matang dan siap dibuahi oleh sel sperma, umumnya terjadi pada pertengahan siklus haid seorang wanita. Pada kasus anda hari 35 seharusnya memasuki masa kurang subur.

Faktor dari pria, yaitu dilihat dari kualitas sperma, usia, suhu lingkungan, penggunaan obat-obatan tertentu, trauma pada buah zakar, pola makan, dan merokok dapat mempengaruhi kualitas sperma tersebut. Sperma dapat bertahan sampai 1 minggu di dalam rahim wanita, sedangkan dalam lingkungan luar, dapat bertahan 15 - 4 jam, tergantung kondisi lingkungan diluar (suhu, derajat keasaman, tingkat kecepatan angin).

Tentu anda perlu mengkonfirmasi dengan tes urin kehamilan (test pack), sekitar 2 - 6 hari setelah kejadian ini. Untuk selanjutnya disarankan memakai pengaman walaupun tidak melakukan penetrasi untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan juga penyakit menular seksual. Semoga informasi ini bermanfaat.

Untuk sperma yang tertelan anda dapat baca artikel dibawah ini :
http://www.tanyadokteranda.com/?p=12833

Salam

Artikel Terkait


Tes TORCH positif, boleh hamil?

Tommy Supit, dr.

Apakah Suntik Tentanus Berbahaya Untuk Janin dan Kehamilan

Lucky Aninditha, dr.

Tanda Hamil setelah melahirkan bisakah dihilangkan

Andina Bulan Sari, dr., Sp.KK

Gairah seks menurun

dr. Agnes Susanto