Kondisi Tubuh Setelah Miomektomi Dan Histerektomi

Dokter, saya ibu usia 35th mau tanya beberapa hal. Tapi sebelumnya saya
sampaikan terlebih dahulu latar belakang pertanyaan saya.
Bulan januari 08 yg lalu saya melakukan miomectomy sekaligus histerectomy.
Karena saat itu mioma saya sudah besar dan terjadi perlekatan ke organ2
lain disekitar rahim termasuk melekat ke kantong urin. Mioma ini terdeteksi
sejak kehamilan saya dan terus membesar. sehingga dokter SPOG memutuskan
untuk mengangkat rahim karena kalaupun dipertahankan saya beresiko tinggi
untuk hamil sebab mulut rahimnya sudah sangat tipis. Yang ingin saya
tanyakan :
1. Endometriumnya tidak diangkat, apakah berarti masih menghasilkan sel
telor?
2. bagaimana terjadinya siklus hormonal saya apakah tidak terganggu.
3. Setelah operasi saya merasa kering baik di kulit tubuh, wajah maupun di
vagina. Apakah ini karena ketidakseimbangan hormon efek operasi? Dan
bagaimna mengatasinya.
Saya harap jawaban dari dokter dan terimakasih.

Jawaban Dokter :

Jika ibu telah dilakukan histerektomi, berarti endometrium juga sudah
diangkat. Mungkin maksud ibu ovarium. Saya tidak tahu apakah ovarium
juga diangkat, jika menyimak tulisan Ibu tentu tidak disinggung.

Ovarium yg berfungsi mengatur hormon dalam tubuh. Jika tidak diangkat
semestinya tidak ada gangguan pada vagina yg terasa kering. Atau
mungkin ibu tidak biasa saja dengan vagina sekarang yg tidak ada rahim
di mana rahim menyumbangkan cairan dari dalam juga. Jika kulit dan
wajah terasa kering, mungkin psikis saja bu. Tetapi kalau ovarium ibu
diangkat tentu efek yg ibu tuliskan tersebut memang terjadi.

Jika ovarium masih ada tentu masih ada sel telur dan siklus akan
berjalan seperti biasa. Hanya mens tidak terjadi karena tidak ada
rahim lagi. Tetapi ibu akan merasakan bercak darah saja yg kadang
terjadi dari puncak vagina.

Semoga membantu
Salam

Artikel Terkait


Tes TORCH positif, boleh hamil?

Tommy Supit, dr.

Apakah Suntik Tentanus Berbahaya Untuk Janin dan Kehamilan

Lucky Aninditha, dr.

Tanda Hamil setelah melahirkan bisakah dihilangkan

Andina Bulan Sari, dr., Sp.KK