Kesemutan dan Tangan Kaku, Kenapa Ya?

Dokter, saya ingin bertanya tentang penyakit saya. Bisakah anda menolong mendiagnosa penyakit saya?
Saya adalah seorang pria 25 tahun. Tinggi 176 cm, berat 60 kg. Memang saya memiliki kebiasaan buruk, yaitu merokok hampir selama 8 tahun. Dan saya baru saja menghentikan kebiasaan merokok saya secara total selama 6 bulan. Dan saya jarang berolahraga, serta pola makan dan tidur yang tidak teratur.

Keluhan saya adalah:
Dalam rentang waktu 4 bulan terakhir ini, saya telah 4 kali mengalami hal yang mengerikan ini. Berawal dari kesemutan ringan di tangan, tetapi kemudian kesemutan itu semakin menghebat dan merambat ke seluruh tubuh saya, dada, kepala, kaki,dll. Bahkan tubuh saya terasa kaku dan sulit digerakkan, terutama jari-jari tangan saya.
Selain itu, seringkali dalam 4 bulan terakhir ini saya juga sering pusing-pusing kepala.

Penyakit apakah yang saya derita ini dokter?

Terima kasih atas perhatian anda…

Jawaban Dokter :

Salam sehat,
Untuk mendiagnosis suatu penyakit, tentunya tidak dapat hanya berdasarkan keluhan yang anda sampaikan saja, akan tetapi harus juga dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang sebelum akhirnya diagnosis dapat dibuat.
Berdasarkan keluhan yang anda sampaikan, ada beberapa pertanyaan terkait keluhan anda yang perlu digali lebih dalam, seperti berapa lama anda mengalami kesemutan tersebut, apakah kesemutan tersebut hanya di separuh sisi badan ataukah di kedua sisi badan anda? Apakah ada riwayat tekanan darah tinggi / hipertensi? Apakah anda mengkonsumsi obat-obatan epilepsi/ anti kejang sebelumnya?
Kemungkinan yang mungkin dari kesemutan yang anda keluhkan adalah:
1. Neuropati
2. Transient Ischemic Attack
3. Stroke ringan
4. Epilepsi
Segeralah konsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk mengobati keluhan anda.
Semoga membantu

Artikel Terkait


Efek samping obat epilepsi

Tommy Supit, dr.

Efek samping Depakene

Lucky Aninditha, dr.

Penyakit ayan

Dewata Aprilia Marilyn, dr.

Pesan Hari Jantung Sedunia 2013: Inilah Rahasia Langkah Menuju Jantung Sehat

Andreas Erick Haurissa, dr.