Bolehkan melahirkan normal setelah operasi Caesar ?

Dear, tanyadokteranda
Saya ingin menambah momongan,untuk kelahiran anak pertama saya di caesar karena KPD (Ketuban Pecah Dini)Sekarang anak saya sudah umur 4 tahun .Yang mau saya tanyakan:
1. Apa masih ada kemungkinan untuk melahirkan normal?
2. Pada Caesar pertama belahan Vertical,jika harus di Caesar lagi belahannya apa jd horizontal atau vertical lagi,kenapa?
3. Pada bekas jahitan pertama yang vertical jika nanti hamil besar apakah akan terbuka/luka?
Sebelum & sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Jawaban Dokter :

Salam sehat,

Sebelumnya, apabila anda sudah pernah menjalankan operasi caesar, tentu akan meninggalkan jaringan parut pada rahim anda, dimana tentu rahim anda tidak akan sekuat rahim normal yang tidak pernah menjalankan operasi caesar. Walaupun dikatakan 90% wanita yang sudah pernah menjalankan operasi caesar dapat melakukan persalinan normal setelahnya.

Adapun kriteria yang perlu dipenuhi apabila akan melakukan persalinan normal setelah operasi caesar, yaitu
1. Operasi sebelumnya menggunakan sayatan vertikal
2. Pernah berhasil melakukan persalinan normal sebelum operasi caesar
3. Alasan operasi caesar sebelumnya tidak ada pada kehamilan sekarang
4. Semakin banyak wanita tersebut pernah melakukan operasi caesar, semakin kecil kemungkinan wanita tersebut untuk melakukan persalinan normal.
5. Adanya kehamilan kembar menurunkan kemungkinan persalinan normal.
6. Adanya penyakit lain (seperti diabetes), usia wanita diatas 40 tahun, atau bayi dalam posisi yang tidak menguntungkan, juga menurunkan kemungkinan untuk wanita tersebut melakukan persalinan normal setelah operasi caesar.

Dari pertanyaan anda, apabila akan dilakukan operasi caesar ulang, akan dipakai belahan vertikal lagi, karena apabila dilakukan belahan horizontal akan membuat luka baru, dimana akan melemahkan rahim, dan meningkatkan angka robeknya rahim. Kemungkinan yang anda katakan tentu ada, walaupun angka kejadiannya tidak besar. Apabila anda ingin merencanakan kehamilan, ada baiknya anda konsultasikan dulu ke dokter kandungan anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

Artikel Terkait


Apakah penyebab Blighted Ovum

Sherly Oliviantin, dr.

Obat penyubur kandungan

Leonita Hartanti, dr.

Kandungan lemah, kenapa ya?

Leonita Hartanti, dr.

Kapan Boleh Aerobik Setelah Caesar?

Maria Kaha, dr