Mengapa  Remaja Sering Berjerawat? Tanya dokter, gratis konsultasi. Cari rumah sakit dokter klinik. Artikel kesehatan anak ibu hamil wanita cantik penyakit jantung diet sehat langsing fitness

Mengapa Remaja Sering Berjerawat?

  Tanya dokter gratis asuransi kecelakaan. Artikel kesehatan dan penyakit. Cari rumah sakit, wanita ibu hamil dokter kandungan anak klinik kehamilan. Cara diet sehat, fitness, langsing, cantik    

“Saya sudah sejak 5 tahun selalu berobat ke dokter, namun jerawat saya tidak pernah sembuh sempurna.”

“Saya sudah menjaga kebersihan muka saya setiap hari, namun jerawat saya tetap muncul.”

Anda pernah mendengar kalimat di atas dari teman anda atau keluarga anda? Atau justru anda sendiri yang sering mengatakannya? Tidak dapat dipungkiri, bahwa saat ini jerawat telah menjelma menjadi salah satu masalah terbesar bagi kebanyakan remaja. Adanya jerawat ini seringkali membuat seseorang menjadi kurang percaya diri dan bahkan minder dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari, yang berarti menurunkan kualitas hidup remaja.

 

Apa itu Jerawat?

Jerawat, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut acne vulgaris, merupakan penyakit pada kelenjar minyak. Dengan demikian menjadi jelas mengapa jerawat banyak ditemukan pada daerah “kilang minyak” terbesar manusia seperti wajah. Karena hal ini pula jerawat umumnya mulai muncul pada usia pubertas (sekitar 11-12 tahun), dimana hormon-hormon seksual mulai aktif bekerja menstimulasi kelenjar minyak dan mempengaruhi penebalan kulit di seluruh tubuh. Saat seseorang mulai menginjak usia dewasa (> 30 tahun), biasanya jerawat akan semakin berkurang dengan sendirinya.

 

Bagaimana Asal Mula Jerawat?

Mengenali adanya jerawat, bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Sebagian besar orang bahkan tidak membutuhkan bantuan dokter untuk mengenalinya. Jerawat umumnya dikenal dalam bentuk klasiknya yaitu bisul-bisul berdiameter kurang dari 0,5 cm. Pada perjalanan penyakitnya, jerawat diawali timbulnya komedo, yang umumnya dapat dikenali sebagai tonjolan kecil dengan titik hitam di tengahnya. Karena mengandung banyak minyak, komedo ini dapat menjadi sarang pertumbuhan kuman jerawat dan mengalami peradangan membentuk bisul. Bisul ini pada awalnya berwarna merah, dan kemudian akan menjadi kuning karena mengandung nanah. Dalam bentuk parah, kadang bisul ini dapat menjadi sangat besar mencapai ukuran 1 cm atau berjumlah sangat banyak.

 

Mengapa Jerawat di Wajahku Lebih Banyak dibanding Wajahnya?

Banyak sekali hal-hal yang menjadi faktor risiko timbulnya jerawat, diantaranya ras, keturunan, makanan (coklat, susu, lemak), cuaca, stress, kosmetik, menstruasi, dan sebagainya. Faktor keturunan dan ras menentukan bakat jerawat seseorang dan merupakan faktor yang tidak dapat diubah. Faktor-faktor risiko lain dapat diubah dan  berbeda antara orang per orang. Setiap orang perlu mengenali faktor risikonya sendiri. Sebagai contoh, seseorang yang merasakan dirinya lebih berjerawat setelah terpapar sinar matahari dan mengkonsumsi coklat.

 

Seorang dokter pernah berkata, bahwa jerawat merupakan salah satu penyakit kulit “paling bandel”. Benar saja, jerawat seringkali masih timbul walaupun sudah diobati sedemikian rupa. Saat ini terdapat berbagai obat jerawat, baik obat oles maupun obat minum, yang beredar di pasaran dan dapat dibeli dengan mudah. Jerawat yang ringan masih dapat diatasi dengan obat oles, sedangkan jerawat yang parah harus diatasi dengan obat minum. Namun, tidak disarankan menggunakan obat jerawat di luar kontrol dokter, karena memudahkan timbulnya kekebalan kuman jerawat. Jerawat yang sudah kebal, akan semakin sulit diobati, bahkan terkadang membutuhkan obat suntik untuk mengatasinya.

 

Lalu, Bagaimana Mencegah Timbulnya Jerawat yang Semakin Banyak?

Bila kita tidak boleh mengobati jerawat kita sendiri, apa yang dapat kita lakukan sendiri untuk mengatasi jerawat kita? Ada 4 hal utama yang penting dilakukan untuk mengontrol timbulnya jerawat:

  1. Cuci muka dan bagian tubuh berjerawat lainnya secara teratur 2-3 kali sehari (pagi, setelah beraktivitas siang, dan sebelum tidur) untuk menjaga kulit anda tetap bersih.
  2. Kenali dan hindari faktor risiko anda. Anda tidak perlu menghindari seluruh faktor risiko penyebab jerawat, namun hindarilah faktor risiko yang sangat berpengaruh bagi jerawat anda. Contohnya bila timbul jerawat bila terkena sinar matahari, maka hindari bekerja di luar ruangan atau menggunakan sunblock.
  3. Jangan menggaruk jerawat anda. Garukan pada jerawat akan menyebabkan timbulnya luka yang memperburuk kosmetik wajah anda, serta berisiko menumbuhkan jerawat baru di tempat garukan anda.
  4. Segera konsultasikan diri anda ke dokter untuk mengatasi jerawat yang tidak sembuh dengan cara-cara di atas.

 

Sumber:

  1. Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine edisi ke-7
  2. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI edisi ke-5
  3. Expert Committee Recommendations for Acne Management. Pediatrics 2006;118;1188-1199
  4. DynaMed: Acne (http://search.ebscohost.com/)

Related Posts

Kenali dan Perangi si Jerawat di Masa Remaja

Kenali dan Perangi si Jerawat di Masa Remaja

10 Kebiasaan yang Harus Diterapkan untuk Mengatasi Jerawat

10 Kebiasaan yang Harus Diterapkan untuk Mengatasi Jerawat

Serba Serbi Chemical Peels

Serba Serbi Chemical Peels

Memilih Kosmetik yang Sesuai dengan Jenis Kulit Anda

Memilih Kosmetik yang Sesuai dengan Jenis Kulit Anda

Jerawat

Jerawat

Related Posts

Penggunaan steroid berlebihan pada kulit bagaimana penangananya

Selamat sore Dok , saya ingin konsultasi masalah k...

Rosacea pada wajah

dok…. rosacea pada wajah apa bisa hilang? selama i...

Jerawatan setelah melahirkan

dokter.. saya mau tanya kok muka saya jerawatan se...

Jerawat di Kelamin

Dok di kelamin saya tumbuh bejolan seperti jerawat...

Pembersih Wajah Scrub Malah Berjerawat

Assalamualaikum Dok Saya tanya nih: kan wajah aku ...